RAT Perdana KSU Derami Dihadiri Yayasan Damandiri

Editor: Irvan Syafari

PADANG — Koperasi Serba Usaha (KSU) Dewantara Ranah Minang (Derami) melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Pembukuan 2016-2017, yang merupakan RAT perdana setelah pada 2016 lalu resmi berbadan hukum.

Dengan hadirnya Tabur Puja (Tabungan Kredit Pundi Sejahtera) di KSU Derami, kini sudah ada sebanyak 32 kelompok yang telah terbentuk di wilayah Kota Padang.

RAT perdana dihadiri oleh Sekretaris Yayasan Damandiri Firdaus. Dia turut mengapresiasi terselenggarannya RAT perdana KSU Derami, yang dihadiri para pengurus Posdaya dan kelompok Tabur Puja yang ada di Kota Padang.

Firdaus menyampaikan, KSU Derami yang merupakan mitranya Yayasan Damandiri secara perlahan-lahan membantu masyarakat pra sejahtera. Kini ekonomi kehidupan masyarakat bisa menjadi lebih baik.

“Meski ini merupakan RAT perdana, namun saya berharap betul supaya dari RAT ini dapat melahirkan program kerja yang lebih baik lagi, sehingga misi dari Yayasan Damandiri untuk membantu masyarakat yang pra sejahtera terus berjalan dengan baik pula,” katanya, di Padang, saat menghadiri RAT yang diselenggarakan di Gedung Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Sumbar, Senin (30/4/2018).

Pada kesempatan itu ia mengatakan, Yayasan Damandiri akan membangun Desa Mandiri Lestari di wilayah Sumatera Barat ini. Untuk itu perlu dilihat, kondisi masyarakat yang telah mendapatkan pinjaman lunak dari Tabur Puja, apakah sudah mengalami perubahan ke arah yang lebih baik atau belum.

Menurutnya, jika dilihat dari kondisi alam dan lingkungan di Kota Padang, sangat terlihat indah dan banyak hal yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk memperbaiki roda ekonomi kehidupan. Seperti halnya di lokasi wisata, masyarakat bisa membuat usaha, yang dapat memberikan pemasukan bagi kehidupan rumah tanggan.

“Saya kemarin telah berkeliling Kota Padang, dan saya mengagumi Kota Padang ini. Berbeda dengan di Yogyakarta, kalau di Padang potensi invetasi usaha sangat bagus. Saya berharap hal ini mampu dimanfaatkan dengan baik oleh pelaku usaha yang menjadi mitranya Tabur Puja,” ucapnya.

Untuk itu, Firdaus berharap agar KSU Derami menjalankan tata kelolah RAT yang baik. Dengan menjalanakan RAT setiap tahunnya, tentukan akan memudahkan dalam melakukan audit uang yang selama ini telah digunakan, sebagai bentuk petanggungjawaban, dana dana yang telah disalurkan oleh Yayasan Damandiri.

Sementara itu Ketua KSU Derami M Hasymi mengatakan, saat ini aset yang telah dimiliki oleh KSU Derami mencapai Rp4,5 miliar terhitung sampai 2016-2017. Dengan memiliki modal koperasi dari Yayasan Damandiri, sampai saat ini KSU Derami berjalan dengan baik.

Buktinya telah ada 32 kelompok yang telah dibina sampai saat ini, dengan misi yang dijalankan ialah membantu masyarakat yang tergolong pra sejahtera.

“Ini merupakan RAT perdana kita. Jadi mungkin ada beberapa program kerja yang belum bisa kita selesaikan ditahun sebelunya, maka di tahun ini bisa kita lanjutkan,” ujarnya.

Tentunya melalui RAT itu, kedepan Tabur Puja bisa mensasar masyarakat di Kota Padang lebih luas dan lebih banyak lagi. Karena Tabur Puja berkeinginan agar masyarakat yang tergolong pra sejahtera bisa terbantu dengan adanya Tabur Puja.

Peserta pengurus Posdaya dan Tabur Puja yang mengikuti Rapat Anggota Tahunan pembukuan 2016-2017 yang diselenggarakan di Gedung Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Sumatera Barat-Foto: M. Noli Hendra.

Supervisi Wilayah Project Managing Unit (PMU) Tabur Puja Wilayah V Sumatera Barat, Edi Suandi juga mengatakan sampai saat ini kondisi perekonomian masyarakat terlihat cukup bagus, dari sebelumnya yang tidak memiliki pekerjaan atau penghasilan, kini telah memililki usaha dan penghasilan sendiri, yang bisa dilaksanakan di rumah.

“Memang usaha rumahan paling banyak dijalani yang perannya dilakukan oleh ibu-ibu rumah tangga. Memang inilah target kita, supaya kondisi ekonomi masyarakat menjadi lebih baik,” katanya.

Lihat juga...