UNS Gelar PPG Prajabatan Bersubsidi

Editor: Koko Triarko

SOLO — Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), mengelar kegiatan orientasi akademik program pendidikan profesi guru (PPG) prajabatan bersubsidi dan sarjana mendidik di daerah terluar, terdepan dan tertinggal (SM3T). Kegiatan yang digelar di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), diikuti 285 peserta.

Dua ratus lebih peserta yang mengikuti diklat PPG prajabatan ini masuk dalam gelombang II yang dilaksanakan pada 2018. Dari 285 peserta, terdiri dari PPG Prajabatan bersubsidi sebanyak 212 peserta, sedangkan SM3T ada 73 peserta.

“Pengelolaan PPG di UNS di bawah tanggung jawab Rektor UNS, sedangkan di tingkat fakultas dikelola Unit Pelaksanaan Pendidikan Guru Profesi (UP3G),” papar Ketua UP3G UNS, Tamrin, kepada awak media, Kamis (8/2/2018).

Menurutnya, program PPG ini merupakan program pemerintah, sesuai Keputusan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kepmenristekdikti) No. 280/2017.

“UNS merupakan salah satu perguruan tinggi dari 21 perguruan tinggi se-Indonesia yang ditunjuk menyelenggarakan Program PPG Prajabatan Bersubsidi,” terangnya.

Mereka yang mendapatkan beasiswa ini akan mengikuti perkuliahan yang dilaksanakan pada 12 Februari-12 Agustus 2018. Sementara, materi dalam orientasi meliputi Sistem Pembelajaran dan Pendidikan Profesi, Bela Negara, Motivasi dan Kedisiplinan dan Etika.

“Untuk peserta PPG Prajabatan bersubsidi berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur, dan untuk peserta SM3T berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Aceh dan Nusa Tenggara Timur”, imbuh Tamrin.

Program PPG prajabatan bersubsidi dan SM3T ini bertujuan mempersiapkan peserta, agar selalu siap mengikuti program kegiatan pembelajaran dengan disiplin dan sepenuh hati. Sekaligus mempersiapkan guru yang hebat dan berkualitas.

“Proses dimulai dari seleksi peserta yang ketat dan proses workshop yang bermutu serta pelibatan sekolah mitra secara intensif,” tandasnya.

Dekan FKIP UNS, Prof. Joko Nurkamto, mengemukakan, PPG di FKIP UNS diikuti 285 peserta pada gelombang  II ini terdiri dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) 62 peserta, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 27 peserta, Pendidikan Matematika 54 peserta, Pendidikan Bahasa Inggris 23 peserta, Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) 23 peserta, dan pendidikan luar biasa 23 peserta.

“Sedangkan PPG SM3T dengan rincian Pendidikan Guru Sekolah Dasar sebanyak 37 peserta, Pendidikan bahasa Indonesia 16 peserta, pendidikan Jasmani, kesehatan dan rekreasi 20 peserta,” tutup Joko.

Lihat juga...