Sumbar Ekspor 20 Ton Ikan Tuna per Hari ke AS

Editor: Koko Triarko

PADANG – PT. Dempo Andalas Samudera di Pelabuhan Samudera Bungus, Kota Padang, Sumatera Barat, merupakan satu-satunya perusahaan yang melakukan ekspor ikan tuna asal Sumatera Barat ke Amerika Serikat.

Perusahaan yang berdiri sejak 2007 ini, mampu mengekspor ikan tuna 20 ton per hari. Ikan tuna yang diekspor merupakan hasil tangkapan nelayan di Bungus, yang transaksi pembelian ikan dari nelayan dilakukan pada malam hari.

Supervisior Quality Control PT Dempo Andalas Samudera, Yusri Handarini/Foto: M. Noli Hendra

Supervisior Quality Control PT Dempo Andalas Samudera, Yusri Handarini, menjelaskan ikan yang dieskpor ke Amerika Serikat merupakan ikan segar yang dikirimkan melalu jalur luat, memakan waktu pengiriman selama 40 hari untuk sampai ke Amerika Serikat.

Daging ikan tuna yang dikirim berbagai jenis, di antaranya stick. Untuk memberikan kepastian higenis daging ikan tuna yang diekspor, PT. Dempo Andalas Samudera melakukan proses pengemasan.

Ia mengatakan, untuk menjamin kualitas daging yang dikirim ke Amerika Serikat itu harus merupakan hasil tangkapan nelayan yang masih segar. “Jadi, setelah memasuki Pelabuhan Samudera Bungus, ikan-ikan yang dibeli harus dibekukan terlebih dahulu. Setelah itu, daging-daging ikan tuna dipotong menggunakan mesin, dan baru dikemas ke dalam kertas, lalu dimasukkan ke dalam kardus,” jelasnya, Rabu (21/2/2018).

Menurutnya, selama proses pengerjaan daging ikan tuna yang dikemas terjamin higenisnya. Sebab, 80 pekerja yang beraktivitas di dalam ruang produksi dilengkapi pakaian khusus, masker, dan penutup kepala. Bahkan sebelum masuk, perlu memastikan kondisi kesehatan dari para pekerja.

“Tidak hanya bagi pekerja, bagi tamu atau pun bukan pekerja harus memastikan dulu kesehatannya. Seperti yang bersin, maka tidak diizinkan masuk. Hal ini perlu ditegaskan, agar ikan tuna benar-benar higenis,” sebutnya.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, juga mengatakan, PT. Dempo Andalas Nusantara satu-satunya perusahaan yang membantu Pemerintah Sumatera Barat untuk mengekspor daging ikan tuna ke Amerika Serikat.

Selama ini, keberadaan PT. Dempo Andalas Samudera yang telah berjalan selama 11 tahun, turut juga membantu nelayan setempat, karena hasil tangkapannya dibeli langsung oleh PT. Dempo Andalas Samudera.

Tidak hanya itu, Nasrul juga menyebutkan ikan tuna di Sumatera Barat tidak seluruhnya dieskpor. Tetapi cukup banyak ikan tuna di Sumatera Barat ini dimanfaatkan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menenagah (UMKM) untuk membuat sejumlah kreasi makanan yang menggunakan bahan dari ikan tuna.

“Tentunya, untuk PT. Dempo Andalas Samudera ini kita berharap mampu untuk terus melakukan ekspor ikan tuna. Karena dengan adanya ekspor ikan, telah membantu penghasilan nelayan,” tegasnya.

Lihat juga...