Dua Ikon Persiba Bantul Masuk Radar PS TNI

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

Yandri, Sekum PS TNI. Foto: Sodik

BANTUL — PS TNI yang akan segera hijrah ke Bantul mulai menyaring sejumlah potensi lokal Bumi Projo Tamansari. Dua ikon Persiba Bantul, Johan Manaji dan Slamet Widodo, masuk radar tim yang juga bakal berganti nama menjadi PS Tira.

Sekretaris Umum PS TNI, Yandri mengatakan, timnya memang tengah mencari calon pemain yang berasal dari potensi lokal Bantul untuk bergabung dalam skuad The Army. Setidaknya ada dua pemain yang diproyeksikan.

“Yang dicari dua pemain. Kandidatnya ada Johan Manaji dan Slamet Widodo. Jika cocok dengan kriteria yang ditetapkan pelatih, mereka bisa diambil menjadi bagian dalam tim,” ucap Yandri, Rabu (28/2/2018).

Johan Manaji dan Slamet Widodo menjadi dua figur yang cukup dikenal di Bantul. Putra daerah ini menjadi saksi sejarah perjalanan tim berjuluk Laskar Sultan Agung, termasuk saat menjuarai Liga Ti Phone musim 2010.

Kebersamaan dengan Persiba membuat keduanya sulit perpindah ke klub lain. Apalagi, keduanya tercatat sebagai pegawai di RSUD Panembahan Senopati yang merupakan RS milik Pemkab Bantul. “Saya akan bicarakan dengan manajemen. Semoga berjodoh,” katanya.

Yandri mengungkapkan, potensi lokal sengaja diambil untuk memperkuat tim sebagai salah satu strategi agar The Army bisa lebih diterima di homebase barunya. Bahkan, tim U-19 nya nanti yang akan diturunkan pada kompetisi Liga 1 U-19 akan memakai potensi lokal Bantul untuk mengisi skuad mereka.

“Kami memang inginnya di mana bermukim harus memberdayakan potensi lokal. Bisa dari tim pelatih dan juga pemain-pemainnya,” tutur dia.

Lihat juga...