Korban Kebakaran di Balikpapan Terima Uang Sewa Tempat Tinggal

BALIKPAPAN — Setelah tinggal sementara di tenda pengungsian sementara selama tujuh hari, para korban kebakaran di 5 RT Kelurahan Klandasan Ulu, Kota Balikpapan yang terjadi pada Jumat (5/1/1208) akan diberikan uang sewa untuk tempat tinggal selama 6 bulan. Pemberian uang sewa itu diberikan sesuai dengan standar operasional, mengingat masa tanggap darurat hanya tujuh hari.

“Saat ini yang terpenting para korban bisa mendapatkan tempat layak huni dulu lah. Anggaran dari dana tidak terduga nanti kita bicarakan dengan DPRD,” ucap Sekretaris Daerah Setdakot Balikpapan, Sayid MN Fadli di sela rapat koordinasi penanganan korban kebakaran, Sabtu (6/1/2017).

Rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Balikpapan Sayid MN Fadli itu juga melibatkan RT yang tertimba musibah kebakaran, LPM, Koramil, Polsek, sejumlah Perusahaan, Kadis PU, Kadishub, BPBD, Kabag pemerintah, Perkotaan.

Saat ini untuk sementara para korban kebakaran itu diungsikan di posko di lahan eks Kantor Polda Kaltim, tak jauh dari tempat kejadian kebakaran. Data terakhir terdapat 24 posko berupa tenda. Sedangkan bantuan berupa kebutuhan pokok, uang, makanan, pakairan, selimut terus mengalir untuk para korban.

Korban kebakaran di tenda pengungsian/Foto: Ferry Cahyanti

Menurut Sayid, posko korban kebakaran itu akan bertahan lama hingga sepekan ke depan. Identifikasi korban kebakaran terus dilakukan agar bantuan untuk pemberian uang sewa tepat sasaran.

“Kami upayakan supaya bantuan itu lebih cepat. Kami tawarkan nanti apakah mau tinggal di rumah susun dengan kami yang menanggung biaya atau di tempat lainnya,” tukasnya.

Untuk anak sekolah pihaknya juga akan menjamin bantuan berupa alat kelengkapan sekolah. Sehingga pihak lurah, camat dan RT untuk melakukan pendataan yang lebih detail, agar seluruh anak sekolah yang menjadi korban kebakaran mendapatkan fasilitas.

Sementara itu, untuk mengurangi beban korban kebakaran dalam larut kesedihan, perusahaan operator seluler menyediakan layanan telepon gratis bagi pengungsi ke seluruh operator.

“Posko siaga sudah standby sejak kemarin selama 24 jam hingga tenda pengungsian ini berdiri. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan rasa simpati Telkomsel terhadap para korban kebakaran,” terang General Manager ICT Operation Region Kalimantan – Rahmad Putra Jaya.

Pihaknya juga menyerahkan bantuan puluhan air mineral, selimut, pakaian layak pakai, handuk serta makanan ringan yang siap dikonsumsi dan digunakan untuk warga korban kebakaran.

“Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat untuk para korban, dan meringankan beban karena tim kami juga mendatangi tenda untuk menghibur,” tambahnya.

Untuk diketahui, dalam musibah ini sedikitnya 101 KK dan 354 jiwa kehilangan rumah dan mereka kini mengungsi ditenda pengungsian yang disiapkan pemkot, kemensos RI dan TNI/Polri di halaman samping kantor Pemkot.

Lihat juga...