IBL Siapkan Turnamen Pra-Musim

JAKARTA – Pihak Liga Bola Basket Indonesia (IBL) menyiapkan turnamen pra-musim 2018. Turnamen tersebut sebagai persiapan bagi tim-tim IBL menjelang dimulainya IBL musim 2018-2019.

Direktur Utama IBL Hasan Gozali menyebut, turnamen pra musim nantinya tidak sama dengan kompetisi pra-musim Perbasi Cup yang sudah digelar Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) sejak 2016. “Perbasi Cup itu ranahnya Perbasi, bukan IBL. Kami akan membuat yang sejenis tetapi tetap berkoordinasi dengan Perbasi,” ujar Hasan di Jakarta, Senin (29/1/2018).

Dia melanjutkan, pelaksanaan turnamen pra-musim IBL akan menggandeng sponsor anyar IBL yaitu perusahaan jasa berbasis aplikasi asal Indonesia, Go-Jek. Saat ini naskah kerjasama tinggal menyelesaikan beberapa hal teknis mengenai turnamen itu seperti jadwal, format dan anggaran.

Sementara untuk peserta direncanakan akan diikuti oleh semua tim yang berkompetisi di IBL. Turnamen resmi pra-musim untuk tim-tim Liga Bola Basket Indonesia (IBL) awalnya digelar oleh Perbasi pada 2016 untuk memperingati ulang tahun ke-65 organisasi tersebut yang jatuh pada 23 Oktober.

Adapun juaranya ketika itu adalah Satria Muda Pertamina yang menundukkan CLS Knights Surabaya di final. Sementara di edisi 2017, Pelita Jaya yang keluar sebagai kampiun setelah mengalahkan Satria Muda Pertamina.

Sementara itu sebagai penyelenggara liga bola basket Indonesia, IBL mengaku merasa puas dengan pelaksanaan IBL Pertalite musim 2017-2018 yang saat ini akan memasuki seri ketujuh. Animo masyarakat menjadi salah satu tolok ukur dalam menilai kesuksesan penyelenggaraan.

“Secara keseluruhan, animo penonton IBL sampai seri keenam oke, kurang lebih sama dengan tahun lalu. Salah satu yang mengejutkan adalah pelaksanaan seri enam di Yogyakarta, penontonnya ramai,” tambah Hasan.

Faktor lain adalah performa tim-tim peserta yang dianggap semakin kompetitif. Hal tersebut diyakini karena para pemain asing di setiap klub sudah bisa menyesuaikan diri dengan situasi pertandingan di Indonesia.  “Gim berjalan semakin ketat setiap serinya meski awalnya jomplang,” kata Hasan.

Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Pertalite 2017-2018 sendiri sudah menyelesaikan seri keenam pada Minggu (28/1/2018) lalu. Usai seri keenam tersebut tak ada lagi tim yang tak terkalahkan di IBL 2017-2018 setelah klub yang sebelumnya selalu menang, Pelita Jaya Basketball dikalahkan oleh Stapac Jakarta dengan skor 67-60.

Selain itu, tim yang sebelummnya selalu kalah NSH Jakarta juga berhasil memetik kemenangan pertamanya di seri keenam dengan mengandaskan perlawanan Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja 64-62.

Tim yang tidak diunggulkan seperti Pacific Caesar Surabaya pun secara mengejutkan tampil gemilang sampai seri keenam dengan hanya tiga kali kalah dari 12 pertandingan, termasuk dua kali mengalahkan tim kuat Stapac Jakarta.

Pacific kini berada di posisi kedua klasemen sementara Divisi Putih di bawah Pelita Jaya dan sangat berpeluang mengulangi prestasi mereka musim lalu yakni masuk ke babak playoff.  “Ini membuktikan tim-tim papan atas tak bisa lengah di setiap pertandingan,” pungkas Hasan. (Ant)

Lihat juga...