2018, Damandiri Targetkan 16 ‘Desa Mandiri Lestari’

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA  – Memasuki awal 2018, Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri) kembali menggulirkan program pemberdayaan di tingkat desa melalui program Desa Mandiri Lestari.

Setelah sukses mendirikan delapan Desa Mandiri Lestari pada 2017, Yayasan Damandiri kembali menargetkan membentuk delapan Desa Mandiri Lestari di 2018 ini.

Pada tahap awal, dua Desa Mandiri Lestari akan dibentuk di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Yakni, Desa Kebonagung, Imogiri, Bantul dan Desa Krambilsawit, Saptosari, Gunungkidul. Pendirian dua desa itu melengkapi tiga Desa Mandiri Lestari yang telah dibentuk di DIY pada 2017, yakni di Desa Trirenggo dan Desa Argomulyo, di Kabupaten Bantul, serta Desa Tamanmartani di Kabupaten Sleman.

“Kita menargetkan ada 16 Desa Mandiri Lestari terbentuk di Indonesia. Tahun lalu kita sudah mendirikan delapan desa, baik di DIY maupun Jawa Tengah. Sehingga tahun ini kita targetkan ada delapan desa lagi yang terbentuk. Dua di antaranya berada di DIY. Sehingga total di DIY akan ada lima Desa Mandiri Lestari, yakni tiga di Bantul, satu di Sleman, dan satu di Gunungkidul,” ujar Kepala Bagian Pembangunan Program Yayasan Damandiri, Maswar Nurdin, usai Pelatihan Pendataan Keluarga Desa Mandiri Lestari di Balai Desa Kebonagung, Imogiri, Bantul, Rabu (31/1/2018).

Nurdin menyatakan, Desa Kebonagung dan Krambilsawit dipilih sebagai Desa Mandiri Lestari, karena keduanya dinilai masih memiliki persoalan utama di bidang ekonomi. Sebagian warganya masih berada di bawah garis kemiskinan. Diharapkan, adanya program Desa Mandiri Lestari Yayasan Damandiri dapat membantu mengatasi permasalahan ekonomi tersebut.

“Kedua desa ini kita pilih, karena sebagian masyarakatnya masih berada di bawah garis kemiskinan. Di Kebonagung masih ada sekitar 20 persen warga miskin. Sementara di Krambilsawit sekitar 50 persen warganya masih miskin. Karena itu Yayasan Damandiri hadir melalui program Desa Mandiri Lestari untuk membantu mengentaskan warga miskin di dua desa tersebut,” tuturnya.

Lebih lanjut, Nurdin menjelaskan, kedua desa tersebut juga ditetapkan sebagai rintisan Desa Mandiri Lestari, karena pemerintah desa maupun masyarakatnya dinilai memiliki kesiapan yang bagus. Dengan begitu, program Desa Mandiri Lestari diharapkan akan dapat berjalan sesuai rencana yang telah disusun sebelumnya.

Sebagaimana diketahui, Desa Mandiri Lestari merupakan sebuah program pemberdayaan di tingkat desa yang dijalankan Yayasan Damandiri untuk mengentaskan kemiskinan. Prinsip Desa Mandiri Lestari adalah melakukan pembangunan dan pemberdayaan melalui gotong-royong dengan memaksimalkan berbagai potensi yang ada di desa.

Tak hanya didukung dan diperkuat, perekonomian masyarakat juga didorong agar bisa mandiri. Salah satunya dengan memusatkan seluruh kegiatan melalui koperasi.

“Tak hanya mandiri saja, tapi juga harus Lestari. Yakni, berjalan terus-menerus, tidak berhenti di tengah jalan. Tidak tergantung dukungan dari luar,” katanya.

Lihat juga...