2017, Sikka Pertama Kali Raih Opini WTP
MAUMERE – Selama 49 tahun kabupaten Sikka berdiri, untuk pertama kalinya di tahun 2017, meraih opini penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
“Hal yang monumental dan membanggakan kita, sebab sejak Kabupaten Sikka berdiri tahun 1958 baru tahun 2017 mendapat pengakuan dari BPK RI mengelola keuangan yang terbaik dan meraih penghargaan WTP,” sebut Rafael Raga, SP Senin (1/1/2017).
Meskipun ada berbagai pihak yang mengomentari miring, tegas Rafael, itu juga merupakan sesuatu yang wajar. Ada banyak hal yang telah diraih pemerintah Kabupaten Sikka di bawah kepemimpinan bupati Drs. Yoseph Ansar Rera dan wakil bupati Drs. Paolus Nong Susar sehingga perlu diapresiasi.
“Selama tahun 2017 ada banyak hal kita capai bersama masyarakat dalam visi bersama bupati dan wakil bupati Membangun Satu Sikka yang Mandiri dan Sejahtera. Kita perlu berterima kasih dan apresiasi kepada pemerintah dimana melalui dukungan DPRD Sikka kita telah mulai berbagai hal,” tuturnya.
Tahun 2018, sebut ketua DPRD Sikka dua periode ini, merupakan tahun politik dimana masyarakat Kabupaten Sikka memilih pemimpin yang terbaik untuk memimpin Kabupaten Sikka 5 tahun ke depan. Apa pun prosesnya, pemimpin Sikka yang baru diharapkan bisa mencapai kemajuan bersama.
“Saya mengajak semua bersyukur, bekerja sama, bergandengan tangan untuk mencapai cita-cita masyarakat Sikka yang mandiri dan sejahtera. Kita perlu saling kritik, saling mengingatkan dan memberi usul saran demi kemajuan Kabupaten Sikka,” ungkapnya.
Banyak orang yang belum menikmati air minum bersih, tandas Rafael, banyak orang yang belum berjalan di jalan yang mulus dan banyak orang belum menikmati listrik di tahun 2017. Juga banyak orang masih menikmati beras sejahtera serta belum memiliki kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Ini berbagai persoalan yang dihadapi di tahun 2017 dan kita harus bersatu serta berjuang agar di tahun 2018 harus lebih baik dibandingkan tahun 2017.Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” tegasnya.
Bupati Sikka, Yoseph Ansar Rera menyampaikan, perayaan Tahun Baru lebih kepada refleksi diri kita, apa yang sudah dilakukan dan apa saja yang belum dikerjakan. Sebagai penyelenggara pemerintah perlu juga merefleksi apa saja yang sudah digeluti selama tahun 2017 dan apa saja keberhasilan yang telah diraih.
Pemerintah, sebut Ansar, sapaannya, bersyukur selama tahun 2017 Kabupaten Sikka tetap berada dalam situasi aman dan damai. ”
Kita bersyukur kita bisa mengelola dan menghargai perbedaan di antara sesama masyarakat dengan baik. Ini sebuah kesuksesan kita dengan memahami perbedaan dan mengelola secara baik. Ini juga berkat kerja keras segenap aparat keamanan sehingga dengan adanya kondisi aman dan damai pemerintah daerah bisa lebih fokus melakukan pembangunan,” tuturnya.
