Pemkab Musi Banyuasin Gelar Bursa Inovasi Desa

MUSI BANYUASIN – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, menggelar bursa inovasi desa untuk mendorong percepatan pembangunan di kabupaten setempat.

Bursa Inovasi Desa yang dirangkaikan dengan Forum Rembug Desa, di Sekayu, Selasa, dibuka Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Taufik Majid.

Dalam kesempatan itu, Taufik Majid mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur di 227 Desa di Kabupaten Musi Banyuasin menjadi perhatian pihaknya untuk mendorong daerah ini melakukan inovasi yang lebih baik.

Kemajuan pesat desa-desa di Bumi Serasan Sekate ini bisa menjadi etalase nasional dalam pengembangan inovasi desa serta peningkatan kesejateraan warga pedesaan.

Desa-desa di Musi Banyuasin sangat mandiri, dan pengembangan inovasinya patut menjadi contoh skala nasional.

“Saya terus terang kagum dengan cara Bupati dan jajaran mengembangkan desa di kabupaten ini dengan program-program terobosan,” ujar Dirjen.

Dia menjelaskan, potensi kekayaan sumber daya alam yang diimbangi dengan kreativitas sumber daya manusianya tampaknya sangat didukung pemerintah kabupaten ini.

Bahkan, banyak inovasi yang tergabung di dalam BUMDes di Musi Banyuasin ini akan menjadi prioritas perhatian ke depan untuk terus didukung.

Untuk mendukung inovasi desa-desa di kabupaten ini, program unggulan Kementerian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes DTT) bakal diterapkan di daerah ini, kata Taufik.

Sementara Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex menambahkan begitu banyak produk unggulan yang dikembangkan masyarakat hingga pelosok desa.

“Jadi bursa inovasi yang digelar di kabupaten ini bukan hanya seremonial, tetapi sudah terbukti penerapan/implementasinya di lapangan yang berdampak mendongkrak kesejateraan masyarakat desa,” ujar Bupati.

Dia menjelaskan, dalam waktu dekat beberapa desa di kabupaten ini bisa melakukan hilirisasi karet untuk mengatasi permasalahan anjloknya harga komoditi ekspor tersebut.

Kegiatan hilirisasi karet yang dalam waktu dekat segera dilakukan yakni mengolah karet untuk campuran pembangunan jalan aspal. Inovasi ini juga dapat membantu petani karet sehingga mereka tidak perlu khawatir lagi meskipun harga karet di pasaran ekspor anjlok, kata Dodi. (Ant)

 

Lihat juga...