Singapura Gelar Program Perpustakaan Keliling di Yogya

YOGYAKARTA – Bekerja sama dengan Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIY, Singapore International Foundation (SIF) menggelar program ‘Words on Wheels’ (WOW) berupa perpustakaan keliling di 10 Sekolah Dasar (SD) di Yogyakarta.

Program ini bertujuan meningkatkan minat baca serta belajar anak-anak serta pemuda-pemudi, melalui akses yang nyaman pada buku, internet dan fasilitas multimedia.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Singapura, Yakob Ibrahim, yang datang saat peresmian acara, mengatakan, perpustakaan keliling berupa armada mini bus ini nantinya akan mengunjungi sekolah-sekolah peserta program secara bergantian.

Perpustakaan keliling ini akan beroperasi empat kali seminggu, untuk memberikan akses buku-buku berbahasa lnggris dan lndonesia maupun komputer, laptop dan tablet dengan fasilitas internet dan aplikasi belajar kepada lebih dari 5.000 pelajar.

“WOW juga merupakan wadah bagi para relawan Singapore International Volunteers (SIV) untuk menjalin persahabatan lintas batas dengan masyarakat setempat, melalui proses berbagi pengetahuan dan budaya setempat. Sejak pertama dimulai di Hanoi, Vietnam, pada 2011, program ini telah menyebar dengan sangat cepat ke Bandung, lndonesia, Ho Chi Minh City, Vietnam dan Jaffna, Sri Lanka,” katanya.

Selain mendapatkan akses buku dan internet, para pelajar juga berkesempatan berpartisipasi dalam pelajaran bahasa Inggris serta pelatihan komputer yang diselenggarakan oleh SIF selama program tersebut berlangsung.

WOW Yogyakarta juga akan berusaha melakukan renovasi perpustakaan atau laboratorium komputer setiap sekolah yang berpartisipasi dalam program ini, agar suasana belajar lebih mendukung.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Singapura, Yakob Ibrahim (tengah)  dan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X (dua dari kiri) saat membuka acara. –Foto: Jatmika H Kusmargana

“SlF nantinya juga akan bekerja sama dengan Dewan Perpustakaan Singapura untuk mengadakan serangkaian lokakarya mengenai pengelolaan perpustakaan bagi BPAD DIY. Lokakarya tersebut, bertujuan memberikan keahlian serta pengetahuan baru kepada para pegawai dan pustakawan BPAD DIY untuk meningkatkan layanan publik serta manajemen perpustakaan, sehingga lebih banyak orang yang tertarik untuk datang ke perpustakaan, meningkatkan minat membaca serta mendorong para pengunjung perpustakaan untuk lebih menggali ilmu,” katanya.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengatakan adanya layanan perpustakaan keliling dari SIF tersebut, diharapkan dapat meningkatkan minat baca serta budaya literasi masyarakat di DIY. Selain itu, adanya perpustakaan keliling semacam ini juga dinilai akan mampu meningkatkan akses pendidikan secara lebih merata.

Lihat juga...