Junjung Tinggi Pangan Lokal, Wujud Terapkan Ekonomi Pancasila

TEGAL – Pakar ekonomi Pancasila yang juga Ketua Umum Yayasan Damandiri, Subiakto Tjakrawerdaja, mengajak mahasiswa untuk menerapkan ekonomi Pancasila secara konkrit dan nyata. Yakni dengan mulai melakukan cara-cara sederhana yang bisa dilakukan oleh siapa saja.

“Mahasiswa sebagai generasi muda harus hapal Pancasila. Tapi memang yang lebih penting dan konkrit lagi adalah pengamalan. Sebenarnya tidak sulit, cukup dengan langkah sederhana saja. Tidak perlu macam-macam. Misalnya dengan memakan produk lokal yang ada,” katanya saat mengisi Kuliah Umum bertema Ekonomi Pancasila di Universitas Pancasakti Tegal, Rabu (22/11/2017).

Menurut Subiakto, cara sederhana yakni mengkonsumsi produk lokal seperti buah-buahan asli daerah merupakan bentuk nyata mengamalkan ekonomi Pancasila. Hal semacam itu dikatakan sudah cukup untuk mengamalkan ekonomi Pancasila, asalkan dilakukan secara konsekuen dan kontinyu.

Dengan mengkonsumsi produk lokal dan tidak mengkonsumsi produk impor, dikatakan Subiakto, lapangan kerja akan terbuka. Hal itulah yang menjadi kunci ekonomi saat ini. Pasalnya, jutaan masyarakat miskin di Indonesia saat ini membutuhkan lapangan kerja.

“Membuka kesempatan kerja merupakan kunci. Apalagi kondisi ekonomi sekarang sedang lesu. Rakyat bukan tambah makmur tapi tambah miskin. Sebab secara nasional semua produk diimpor. Sebenarnya bukan kita tidak mau membeli produk impor, tapi kita harus memprioritaskan produk lokal,” katanya.

Lihat juga...