Indonesia Tempel Vietnam di Kejuaraan Renang KU SEA

JAKARTA – Kontingen renang Indonesia menempel perolehan medali emas Vietnam pada hari pertama pelaksanaan kejuaraan renang Kelompok Umur (KU), 41st South East Asia (SEA) Age Group Swimming Championship 2017 di Brunei Darussalam, Jumat (10/11/2017).

Kaikea Boyum dan kawan-kawan mampu mengumpulkan sembilan medali emas, tujuh perak dan empat perunggu dan berada di posisi dua klasemen. Sedangkan sang pamuncak klasemen adalah Vietnam dengan catatan raihan 15 emas, 12 perak dan 3 perungggu.

Emas pertama Indonesia dipersembahkan oleh atlet putri Adinda Larasati Dewi dari nomor 400 meter gaya bebas kelompok umur 16-18 dengan catatan waktu 4 menit, 25,36 detik. Adinda juga merebut emas nomor 200 meter gaya ganti.

Disusul Azzahra Permatahani dengan dua emas yaitu 400 meter gaya bebas putri dan 200 meter gaya ganti. Ahnaf Kamal Pasya juga meraih emas dari kelompok 14-15 menjadi terbaik di kelas 50 meter gaya dada. Emas juga dipersiapkan oleh tiga perenang terbaik di masing-masing kelas.

Perenang Indonesia keturunan Amerika Serikat, Kaikea Putra Boyum Crews juga membuktikan janjinya dengan meraih medali emas untuk nomor 100 meter gaya punggung kelompok umur 14-15 tahun. Kaikea mencatat waktu 58,35 detik.

Sebelumnya Wakil Ketua Umum PRSI Harlin E Raharjo mengatakan selain atlet mengejar medali, juga diharapkan mampu memperbaiki catatan waktu sehingga mampu memecahkan rekornas yang selama ini masih tertahan.  “Ayo, tunjukkan kemampuan kalian. Semoga prestasi di Brunei lebih bagus jika dibandingkan dengan kejuaraan yang sama di Thailand tahun lalu,” katanya.

Peluang atlet Indonesia untuk meraih medali memang masih terbuka mengingat banyak kelas yang belum dipertandingkan. Pihaknya berharap atlet Indonesia mampu memberikan kejutan berupa prestasi internasional. Sesuai dengan jadwal, pelombaan hari kedua kejuaraan di Brunei Darussalam akan dimulai pukul 08-00 WIB hingga 14.00 WIB. Perenang Indonesia dibawah usia 18 tahun dituntut mampu meraih hasil terbaik mengingat tantangan kedepan bakal lebih ketat. (Ant)

Lihat juga...