Hujan Abu Mulai Turun di Sekitar Gunung Agung

KARANGASEM — Pasca mengalami erupsi kedua Sabtu Sore(25/11) beberapa tempat yang berada di sekitar Gunung Agung mulai mengalami hujan Abu.

Seperti yang terlihat di Desa Besakih Kecamatan Rendang yang letaknya hanya berjarak sekitar 8 Km dari Kawah Gunung Agung ini misalnya. Hujan abu tersebut membuat warga yang berada di tempat sempat panik.

Wayan Dastra, salah satu warga mengaku hujan abu ini terjadi sejak pukul 8 malam. Selain itu juga dibarengi oleh bau belerang.

I Wayan Ariawan, Relawan PMI Bali/ Foto: Sultan Anshori

“Bau blerangnya sangat terasa sekali,” ujar Dastra.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, dirinya bersama anggota keluarga serta tetangga sekitar berencana untuk mengungsi.

“Tidak tahu mau ngungsi kemana, yang jelas cari tempat aman dulu,” imbuhnya.

Hujan abu yang disertai bau blerang membuat penglihatan sangat terganggu, oleh sebab itu, beberapa relawan baik dari BPBD, PMI Bali sudah terjun ke lokasi untuk msmberikan pengarahan kepada mereka. Selain itu petugas juga sudah mulai melakukan membagikan masker.

“Kita fokus pembagian masker ini disatu titik saja, karena disini (Besakih) merupakan jalur yang dilalui warga yang tinggal di beberapa dusun di atas. Untuk masker kita bawa 4.000, sudah habis,” ucap I Wayan Ariawan, relawan dari PMI Provinsi Bali.

Sementera itu, akibat letusan Sabtu sore menyebakan semburan asap berwarna hitam abu-abu menjulang tinggi hingga mencapai 1.500 meter dari atas kawah.

Erupsi secara visual teramati dari daerah Culik dan Batulompeh ke arah Barat- Barat daya, asap kelabu-kehitaman tekanan sedang.

Lihat juga...