Skandal Pelecehan Seksual di TK, Polisi Tahan Seorang Guru
BEIJING – Penyidik kepolisian Distrik Chaoyang, China menahan seorang guru dalam skandal dugaan pelecehan seksual, kekerasan dengan jarum suntik dan pemberian pil yang tidak diketahui, Sabtu (25/11/2017).
Adalah seorang guru bermarga Liu berusia 22 tahun dari Provinsi Hebei menjadi guru yang disangka melakukan aksi yang cukup memukul industri penitipan anak-anak China yang sedang berkembang pesat. Polisi di Distrik Chaoyang mengatakan akan menyelidiki lebih lanjut tuduhan penyiksaan anak-anak di Taman Kanak-kanak kelolaan RYB Education tersebut.
Polisi menyebut, juga menangkap orang lain yang diketahui juga bermarga Liu dalam kasus tersebut. “ Ditahan karena diduga mengganggu tatanan masyarakat dengan menyebarkan keterangan palsu tentang penyiksaan di taman kanak-kanak, yang diduga terjadi,” kata Polisi Distrik Chaoyang dalam sebuah pernyataan, Sabtu (25/11/2017).
Guru dan staf sebuah Taman Kanak-Kanak (TK) kelolaan RYB Education di Beijing menghadapi tuduhan tindakan pelecehan seksual, kekerasan dengan jarum suntik dan pemberian pil yang tidak jelas. Polisi setempat saat ini sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. (Baca : https://www.cendananews.com/2017/11/guru-dan-staf-tk-di-beijing-lakukan-pelecehan-seksual.html).
RYB adalah sebuah organisasi yang menyediakan layanan pendidikan usia dini di China. Pada akhir Juni tercatat lembaga tersebut mengoperasikan sedikitnya 80 TK dan memiliki waralaba tambahan 175 unit. Lokasi dari kegiatan RYB mencakup 130 kota dan kota-kota besar di China.
Akiba dari skandal pelecehan seksual oleh guru tersebut, saham RYB yang tercatat di New York, jatuh 38,4 persen pada Jumat (24/11/2017). Skandal tersebut memicu kemarahan di antara orangtua dan masyarakat. Para orangtua mengatakan bahwa anak-anak mereka, beberapa di antaranya berusia tiga tahun, memberikan laporan tentang seorang pria dewasa telanjang, yang mengaku melakukan pemeriksaan kesehatan kepada para siswa yang juga tidak berpakaian.
Sementara itu, pemerintah kota Beijing telah mendesak RYB untuk memecat kepala TK. Dan Kepolisian Distrik Chaoyang melancarkan penyelidikan ke semua sarana penitipan anak-anak di wilayahnya. (Ant)