Harga TBS Sawit di Lampung Selatan Meningkat

LAMPUNG — Harga sawit di wilayah Kecamatan Sragi Kabupaten Lampung Selatan di antaranya desa Mandalasari mulai membaik pada panen November.

Baca Juga : Mahasiswa UGM Sulap Limbah Sawit Jadi Bahan Bakar Gas Hidrogen

Sukirman, salah satu petani di wilayah tersebut mengaku harga tandan buah segar (TBS) yang dihasilkan pada lahan seluas satu hektar cukup menguntungkan meski produksi menurun.

Sukirman menyebut dua bulan terakhir sawit berusia tiga tahun harga per kilogram cuma Rp800 namun saat ini mulai mencapai Rp1.300 per kilogram. Harga tersebut masih terbilang rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang pernah mencapai Rp1.500 per kilogram.

“Harga tandan buah segar sawit tersebut memang lebih tinggi dari bulan bulan sebelumnya namun lebih rendah dari tahun sebelumnya karena produksi sawit ikut tergantung pada kondisi cuaca,” terang Sukirman salah satu petani kelapa sawit di desa Mandalasari kecamatan Sragi, Sabtu (18/11/2017).

Baca Juga : Perkebunan Sawit Potensial Timbulkan Kemiskinan

Kenaikan harga tandan buah segar tersebut diakui Sukirman merupakan dampak dari harga minyak sawit mentah (CPO) di wilayah tersebut yang semula Rp8.000 per kilogram menjadi Rp8.060 per kilogram.

Membaiknya cuaca juga ikut menambah potensi produksi tandan buah segar kebun sawit milik warga di wilayah tersebut dibanding triwulan sebelumnya saat sawit mengalami masa “trek” atau buah selang yang tidak maksimal.

Masa trek tersebut terjadi pada bulan Agustus hingga September, sementara setelah memasuki masa pembuahan Oktober sawit dipanen pada awal hingga pertengahan November dan bisa dipanen 15 hari sekali.

Petani lain di desa Sukaraja, Ahmad mengaku di wilayah tersebut harga tandan buah segar sawit usia tanam tiga tahun seperti yang ditanamnya dibeli oleh pengepul dengan harga Rp900 per kilogram namun kini meningkat menjadi Rp1.200 per kilogram.

Baca Juga : Komisi IV Minta Bungkil Sawit Dijadikan Pakan Ikan

Usia tanam empat tahun seharga Rp1.500 per kilogram, usia tanam lima tahun Rp1.600 per kilogram, usia tanam enam tahun Rp1.700 per kilogram dan usia tanam tujuh tahun seharga Rp1.800 per kilogram. Sementara usia tanam diatas 20 tahun bisa berkisar Rp1.950 per kilogram.

“Butuh kesabaran untuk menunggu produksi tandan buah segar yang bisa dipergunakan untuk investasi jangka panjang,” ungkap Ahmad.

Tanaman sawit usia di atas lima tahun di wilayah kecamatan Palas [Foto: Henk Widi]
Ia berharap musim penghujan akan memberi dampak positif bagi petani karena sebelumnya tanaman sawit yang dibudidayakan terkena dampak kemarau bahkan bagi beberapa petani di wilayah Penengahan, Palas dan Sragi terpaksa menebang pohon yang tidak produktif dan mengganti dengan tanaman jagung dan pisang.

Lihat juga...