DKP Kabupatan Bangka Barat Tingkatkan Budidaya Kerang

MUNTOK — Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyatakan luas lahan budi daya kerang darah di daerah itu bertambah 5,5 hektare dibandingkan tahun sebelumnya seiring meningkatnya minat masyarakat mengembangkan usaha tersebut.

“Dari sisi luas areal pembesaran kerang darah, hingga triwulan ketiga 2017 mengalami peningkatan dari 137 hektare pada 2016 menjadi 142,5 hektare,” kata Kepala Bidang Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat Wiratmo di Muntok, Jumat (3/11).

Ia menjelaskan, 142,5 hektare lahan pembesaran kerang darah tersebut berada di empat desa yang berada di tiga kecamatan, yaitu Desa Belolaut, Kecamatan Muntok, seluas 98 hektare, Airmenduyung, Kecamatan Simpangteritip, seluas 12 hektare, Bukitterak Simpangteritip, 22 hektare dan Desa Sinarsurya, Kecamatan Tempilang, seluas 10,5 hektare.

“Untuk lahan pembesaran di Desa Belolaut, Airmenduyung dan Bukitterak merupakan hamparan dan selama ini menjadi sentra budi daya kerang darah Bangka Barat,” kata dia.

Sedangkan lahan budi daya di Desa Sinarsurya, Tempilang merupakan lahan baru yang dimulai pada triwulan ketiga 2016 yang dikelola satu kelompok nelayan beranggotakan 21 rumah tangga produksi.

Dari sisi keterlibatan masyarakat dalam usaha budi daya tersebut, kata dia, sampai saat ini dilakukan sebanyak 290 rumah tangga produksi (RTP), masing-masing di Desa Belolaut sebanyak 196 RTP, Airmenduyung 24 RTP, Bukitterak 49 RTP dan Sinarsurya 21 RTP.

Ia mengakui, produksi kerang di daerah itu menurun dibandingkan tahun sebelumnya karena beberapa faktor, seperti keterbatasan ketersediaan benih kerang dan menurunnya bantuan benih dari pemerintah.

Produksi kerang darah pada triwulan ketiga 2017 sebanyak 55,21 ton, sedangkan pada periode yang sama tahun sebelumnya mencapai 201 ton.

“Untuk tahun ini pemerintah tidak memberikan bantuan kepada kelompok nelayan budi daya kerang untuk melatih kemandirian dan keseriusan nelayan dalam menggeluti usaha yang sudah dijalankan,” kata dia (Ant).

 

Lihat juga...