90 Persen Bekas Ruang Kerja Jenderal Sudirman Alami Perubahan

YOGYAKARTA — Seorang veteran perang kemerdekaan, Samdhy (90) nampak masih hafal setiap sudut dan lorong dan kamar yang dulu merupakan ruang kerja Panglima Besar Jenderal Sudirman.

Baca juga: Monumen 15 Wajah Pahlawan Nasional Asal Minangkabau, Diresmikan

Dengan suara pelan dan sedikit terbata, ia menjelaskan bagaimana gambaran suasana ruangan bersejarah pada masa perang melawan penjajah, yang kini menjadi Hotel Grand Inna Malioboro.

“Dulu kamar ini tidak sebagus ini. Bahkan tidak ada tempat tidur. Hanya ada meja kerja. Meja itulah yang digunakan Pak Dirman (Jendral Soedirman) saat berkantor, untuk menyusun strategi melawan Belanda,” ujar mantan pejuang tentara pelajar itu, saat acara napak tilas bekas ruang kerja Panglima Besar Jenderal Sudirman di Hotel Grand Inna Malioboro, Jumat.

Menempati sebuah ruang cukup besar di lantai dua, bekas ruang kerja Jenderal Sudirman itu kini memang telah difungsikan sebagai kamar hotel untuk menerima tamu.

Baca juga: Ini Pesan Dandim Ponorogo di Hari Pahlawan

Lokasinya berada ruangan bernama Sudirman Suite bernomor 291. Kamar ini ternyata merupakan salah satu kamar favorit di hotel bersejarah yang ada di jalan Malioboro itu.

General Manager Hotel Grand Inna Malioboro, Agus Arif Wibawanto mengatakan Sudirman Suite sudah mengalami perubahan besar.

“90 persen ruangan ini sudah diubah karena disesuaikan dengan kebutuhan tamu. Tapi kusen pintu dan jendela kamar masih dipertahankan seperti aslinya, jadi masih sama seperti saat Panglima Sudirman menempati ruang ini,” ujarnya di sela memandu para veteran napak tilas.

Ia menjelaskan semasa pendudukan Jepang, Hotel Grand Inna Malioboro bernama Hotel Asahi. Namun setelah Jepang kalah hotel itu bernama Hotel Merdeka dan berubah menjadi Hotel Inna Garuda lalu Grand Inna Malioboro.

Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, Mengheningkan Cipta di Stasiun dan KRL

Panglima Besar Jendral Sudirman diperkirakan menempati ruangan ini sejak tahun 1946-1948. Sementara ia bertempat tinggal di Rumah Dinasnya kawasan Bintaran, yang kini menjadi moseum Jendral Soedirman.

Lihat juga...