Sumbar Pertanyakan Keseriusan Pemko Padang Soal Jalur Dua Bypass

PADANG — Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mempertanyakan keseriusan Pemerintah Kota Padang terkait lanjutan pembangunan jalan Jalur Dua Bypass Padang. Hal ini disampaikan mengingat pemerintah tidak akan menganggarkan lagi dana pembangunan jalan tersebut.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit/Foto: M. Noli Hendra

“Apabila pelaksanaan tahun depan, pembangunan jalan Jalur Dua Bypass tersebut tidak juga tuntas, maka jalan tersebut akan terbangkalai seperti yang ada saat ini. Untuk itu, Pemko Padang perlu menjaga agar pembangunan ke depan berjalan lancar,” tegasnya, Jumat (27/10/2017).

Ia menyebutkan, saat ini pembangunannya sudah ditender, dan sepuluh dari 11 titik sudah bisa dikerjakan. Akan tetapi, hal ini tidak bisa dilepaskan saja.

Baca juga: Padang Miliki 25 KIM Menuju Smart City

Selain itu, Nasrul juga mengatakan, dari hasil pertemuan dengan Balai Jalan Wilayah III Kementerian PU, Dinas PU Provinsi Sumbar dan Kota Padang serta OPD terkait lainnya pada Selasa lalu, dilakukan juga sebagai upaya untuk mencari penyelesaian tentang jalan Jalur Dua Bypass tersebut.

Sebelumnya Walikota Padang Mahyeldi mengatakan pembangunan jalan Jalur Dua Bypass sepanjang 27 kilometer dari Simpang Gaung Lubuk Begalung hingga Fly Over Duku tersebut, ditargetkan dapat selesai sesegera mungkin, bahkan pihaknya memastikan tidak ada halangan dalam pengerjaan.

Ia menjelaskan dalam mendukung percepatan pembangunan jalan Jalur Dua Bypass tersebut, Pemko Padang telah melakukan upaya memaksimal.

Sementara itu, pihak Balai Pelaksanan Jalan Nasional (BPJN) III Wilayah Sumbar-Bengkulu Syaiful Anwar mengatakan lanjutan pengerjaan jalur dua Padang Bypass sudah dapat dilelang.

Sedangkan untuk pembangunannya sudah alokasikan anggaran Rp33 miliar. Ia menyebutkan, pembangunan jalur dua tersebut sudah selesai menggunakan dana dari pinjaman lunak Korea. Namun, untuk melanjutkan sisanya, pemerintah akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dan dialokasikan pada APBN 2018.

Baca juga: Wako Padang Klaim PKH Telah Mampu Kurangi Angka Kemiskinan

Syaiful Anwar menjelaskan, saat ini jalan sepanjang 27 Km tersebut masih tersisa 1,2 Km lagi yang belum diaspal, sementara dasarnya sudah pengerasan. Selain itu, juga ada sekira 15 persen lahan lagi yang belum dapat dikerjakan, karena dinilai belum bebas.

Lihat juga...