RS POLRI Soekanto Identifikasi 13 Jenazah Korban Kosambi
JAKARTA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes POLRI, Rumah Sakit (RS) Raden Said Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur hari ini kembali berhasil melakukan identifikasi terhadap 13 jenazah.
Ketiga belas jenazah tersebut belakangan diketahui merupakan korban tewas akibat ledakan dan kebakaran pabrik kembang api milik PT. Panca Buana Cahaya, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten. Ketiga belas jenazah tersebut kebanyakan berhasil diidentifikasi berdasarkan pemeriksaan data primer dan maupun data sekunder.
Pemeriksaan data primer dilakukan dengan tes DNA. Sedangkan pemeriksaan yang dilakukan dengan menggunakan metode sekunder biasanya dengan cara mencocokkan gigi korban, riwayat kesehatan, properti atau pakaian yang masih melekat pada korban.
Demikian penjelasan Komisaris Besar (Kombes) Polisi Yusuf Mawadi, Wakil Ketua Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polda Metro Jaya. Yusuf Anwar memastikan bahwa ketiga belas jenazah tersebut nanti sore akan langsung diserahkan kepada pihak keluarga yang sebelumnya sudah menunggu di RS. POLRI Kramat Jati. Hingga hari kelima total sudah 28 jenazah yang berhasil teridentifikasi, sedangkan 15 jenazah diantaranya sudah diserahkan oleh pihak RS. POLRI Kramat Jati kepada masing-masing perwakilan pihak keluarga yang bersangkutan. Dalam waktu dekat ada lagi sejumlah jenazah yang teridentifikasi berdasarkan metode pemeriksaan tes DNA, gigi, dan medis.
Ketiga belas jenazah tersebut masing-masing sebagai berikut:
1. Yanti, Tangerang, Banten, diidentifikasi melalui gigi dan medis.
2. Iyus Hermawan, Bandung, Jawa Barat, diidentifikasi melalui gigi dan
medis.
3. Mohammad Taneri, Tegal, Jawa Tengah, diidentifikasi melalui gigi
dan medis.
4. Rahmawati, Tangerang, Banten, diidentifikasi melalui DNA dan gigi.
5. Rohimah, Tangerang, diidentifikasi melalui pemeriksaan DNA dan
medis.
6. Khoiriyah, Tangerang, diidentifikasi melalui DNA dan gigi.
7. Arsiyah, Tangerang, Banten, diidentifikasi melalui DNA dan gigi
8. Ade Rosita, Bandung, Jawa Barat, diidentifikasi melalui DNA dan
gigi
9. Abdul Arif, Tangerang, Banten, diidentifikasi melalui DNA dan gigi.
10. Oleh bin Nurdin, Bandung, Jawa Barat, diidentifikasi melalui DNA
dan gigi
11. Neli, Tangerang, Banten, diidentifikasi melalui DNA dan gigi.
12. Siti Zubaidah, Tangerang, Banten, diidentifikasi melalui DNA dan
gigi
13. Siti Almawati, Tangerang, Banten, diidentifikasi melalui DNA dan
pakaian (properti).
Yusuf Mawadi juga menjelaskan sebenarnya proses identifikasi terhadap 13 jenazah tersebut sudah selesai dilakukan sejak pukul 10 pagi tadi, namun Tim DVI Mabes POLRI masih harus melakukan rapat rekonsiliasi untuk memastikan identitas masing-masing jenazah yang telah teridentifikasi tersebut.
“Ketiga belas jenazah yang sudah teridentifikasi tersebut telah kita masukkan ke dalam peti jenazah masing-masing, nanti akan kita serahkan secara simbolis setelah perwakilan keluarga korban tiba di RS. POLRI Kramat Jati. Seluruh jenazah akan diberangkatkan ke rumah duka dengan menggunakan mobil ambulans milik Mabes POLRI tanpa dipungut biaya sedikitpun alias gratis,” pungkas Yusuf Mawadi.