MAUMERE – Pemerintah Kabupaten Flores Timur menyambut baik niat Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTT atau lebih dikenal dengan Bank NTT untuk meningkatkan status Unit Simpan Pinjam Daerah (USPD) menjadi Kantor Cabang Pembantu (KCP).
Demikian disampaikan wakil bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli, SH kepada Cendana News Selasa (3/10/2017) terkait keinginan bank pemerintah yang sahamnya dimiliki provinsi NTT dan semua kabupaten kota di provinsi NTT tersebut.
Dikatakan Agus, sapaannya, sebagai pemilik Bank NTT pemerintah kabupaten Flores Timur (Flotim) tentu mendukung langkah pengembangan usaha yang dilakukan bank ini agar bisa bersaing dengan bank milik pemerintah yang saat ini sudah membuka kantor cabang dan kantor cabang pembantu di beberapa wilayah Flotim.
“Dengan hadirnya kantor cabang tentu pelayanannya menjadi lebih baik dan bisa menumbuhkan perekonomian di daerah tersebut dan yang terpenting bisa menumbuhkan minat masyarakat untuk menabung,” ungkapnya.
Apalagi tambah Agus hadirnya bank NTT bisa memberikan manfaat lebih dimana dengan adanya dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan yang dikucurkan kepada kelompok masyarakat diharapkan bisa membantu meningkatkan kesejahteraan.
Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) PT Bank NTT, Eduardus Bria Seran kepada media Senin (2/10/2017) menyebutkan, memang pihaknya berencana untuk meningkatkan status 2 Unit Simpan Pinjam Desa (USPD) di Flotim yakni USPD Waiwadan di Adonara dan USPD Boru menjadi Kantor Cabang Pembantu (KCP) tahun 2018.
Bank NTT kata Eduardus sudah membaca peluang pasar di kedua daerah tersebut dimana potensi pasar di kedua daerah tersebut sangat besar sehingga walaupun baru dibentuk kantor pusat sudah berkomitmen akan meningkatkan statusnya setelah melihat data studi.
“Menurut studi yang kami lakukan, meskipun kedua USPD ini baru terbentuk namun potensi pasarnya sangat besar sehingga pasti kami akan tingkatkan statusnya,” tegasnya.
Dalam menghadapi tantangan dan persaingan global kata Eduardus, bank NTT harus memberikan pelayanan yang baik, mudah dan cepat kepada para nasabah sehingga bisa ikut terlibat menggerakkan ekonomi masyarakat yang ada di wilayah kerja kantor bank NTT.
“Jangan membiarkan nasabah merasa tidak puas dengan pelayanan yang diberikan sebab bila mereka merasa tidak puas dengan peyanan yang diberikan maka otomatis mereka akan berpaling ke bank lain,” ungkapnya.

Produk yang ditawarkan Bank NTT dan mendapatkan tanggapan antusias dari masyarakat adalah Produk Tabungan Pelajar (Tapal) yang ditawarkan bank NTT. Sebab jenis tabungan ini memberikan kemudahan misalnya para pelajar bisa menabung dengan simpanan awal hanya sebesar 5 ribu rupiah saja.