Jelang Sumpah Pemuda, Ketua MPR: Pemuda NKRI Tetap Akur

JAKARTA – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengajak generasi muda di seluruh Indonesia untuk mengetahui sejarah perjuangan bangsa dalam peristiwa Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 lalu sehingga tetap akur dalam bingkai NKRI.

Menurut Zul, sapannya, pemuda adalah agen perubahan, tidak ada kejadian penting di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tanpa peran pemuda.

“Republik ini ada peristiwa penting di antaranya Kongres Pemuda 1928, oleh karena itu, saya berharap pemuda kita untuk menguatkan dan mengokohkan lagi akar budaya di daerah asal masing-masing,” tutur Zulkifli di Gedung Nusantara IV, Senayan, Jakarta, Kamis (26/1 /2017).

Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan Indonesia. Pada saat itu, putra-putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, berbangsa yang satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

“Banggalah sebagai orang Lampung, orang Palembang, orang Sunda, orang Jawa dan tetap ingat 89 tahun lalu, ada ikrar pemuda yaitu Satu Tanah Air Indonesia,” tuturnya.

Di era sekarang, beber Zul, tentunya pemuda-pemudi sudah berbeda dengan yang dulu. Untuk itu diharapkan generasi muda juga harus  mempunyai wawasan dan pengetahuan yang luas, berpikir global dan berkreativitas tinggi.

“Jadi, pemuda sekarang harus kosmopolitan dan punya ilmu untuk bersaing di era globalisasi,” pungkas Zul.

Lihat juga...