Infrastruktur Kunci Kemajuan Mentawai

PADANG – Kedatangan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit ke Kabupaten Kepulauan Mentawai pada hari HUT Mentawai ke-18 , meninggalkan sebuah pesan penting bagi Pemkab setempat.

Mentawai yang merupakan salah satu daerah tertinggal di Sumbar, dinilai akan menjadi daerah yang maju di masa yang akan datang, apabila infrastruktur terbangun di bumi Sikerei tersebut.

Nasrul mengatakan melihat dari sisi pendidikan, strategi yang dilakukan oleh Pemkab setempat yakni dengan cara menyekolah anak-anak Mentawai menjadi terdidik dan berilmu pengetahuan, sepertinya telah membuahkan hasil. Buktinya, beberapa anak-anak Mentawai telah berhasil meraih dan menyelesaikan pendidikannya sehingga bergelar sarjana. Seperti jadi dokter, guru, pegawai, dan bahkan pejabat pemerintahan.

“Saya lihat untuk bidang pendidikan, Mentawai saat ini sudah cukup bagus. Hanya saja, untuk membuat Mentawai lebih baik lagi, pemerintah perlu fokus untuk melakukan pembangunan infrastruktur,” tegasnya, Kamis (5/10/2017).

Menurutnya, untuk melakukan pembangunan infrastruktur tersebut Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah berupaya untuk melakukan komunikasi dengan kementerian terkait. Saat ini hal yang tengah diupayakan ialah pembangunan Trans Mentawai dan Bandar Udara Rokot. Ia menilai, apabila kedua hal itu selesai dibangun, dapat dipastikan perekonomian di Mentawai akan maju pesat.

“Infrastruktur adalah kunci untuk maju daerah Mentawai. Seperti Trans Mentawai, jika itu selesai, akses transportasi darat di Mentawai akan mudah untuk dilalui, sehingga ekonomi kemasyarakatan akan turut tumbuh. Begitu juga soal Bandar Udara Rokot, apabila hal itu juga selesai, maka Mentawai akan menjadi tujuan wisata bagi wisatawan. Karena sudah bisa langsung terbang ke Mentawai, tanpa perlu menaiki kapal laut lagi,” katanya.

Nasrul berpendapat, Mentawai akan menjadi sebuah daerah yang bersinar dengan aktivitas wisata dunia pada masa yang akan datang. Bahkan, Mentawai juga akan menjadi daya tarik pertumbuhan ekonomi wilayah barat Sumatera. Namun, tentunya untuk mewujudkan hal tersebut infrastruktur perlu untuk segera dibangun.

Sementara itu, bertepatan pada peringatan hari jadi Kepulauan Mentawai, Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet mengatakan setelah 18 tahun berlalu, kini kondisi Mentawai terbilang cukup bagus jika dibandingkan pada tahun sebelumnya. Ia menyatakan, hal tersebut tidak terlepas dari perjuangan Kepulauan Mentawai untuk menjadi daerah otonomi masyarakat Mentawai, dimulai dari IPPMEN (Ikatan Pemuda Pelajar Mentawai) se-Sumbar.

“Pemuda-pemuda yang ada di Mentawai dinilai telah melakukan sebuah gerakan pendidikan anak Mentawai. Pelajar-pelajar yang pergi merantau menempuh pendidikan, setelah mereka berhasil, langsung pulang ke kampung halaman dan mengabdi untuk kemajuan Mentawai,” ucapnya.

Sedangkan terkait kebijakan pembangunan, sejak tahun 2012-2017 Mentawai telah membuat peningkatan pertumbuhan ekonomi yakni 5,01 persen dengan menempatkan sektor pariwisata, perdagangan, hotel dan restoran sebagai basis ekonomi dan unggulan daerah. Yudas menyebutkan, hal tersebut juga ditandai dengan peningkatan per kapita masyarakat dari 27,75 juta per tahun, tahun 2011 menjadi 42,79 juta per tahun pada tahun 2016.

“Saya selaku kepala daerah di Mentawai, tentunya berharap dukungan dari masyarakat Mentawai dan Pemerintah Provinsi Sumbar, untuk Mentawai yang lebih baik di masa mendatang. Selama ini soal infrastruktur atau akses jalan memang menjadi suatu persoalan di Mentawai. Jadi, dengan adanya Trans Mentawai dan Bandar Udara Rokot, segala persoalan tersebut bisa diselesaikan,” tegasnya.

Lihat juga...