SAMARINDA – Pengurus Provinsi Ikatan Anggar Seluruh Indonesia Kalimantan Timur berniat merekrut pelatih asing. Kebijakan tersebut bagian dari persiapan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional XX tahun 2020 di Papua.
Ketua Pengprov Ikasi Kaltim Muslimin mengatakan, pihaknya masih memantau calon pelatih asing yang diinginkan dengan bantuan referensi dari Pengurus Besar Ikasi. “Tentu kriterianya harus berkualitas, punya pengalaman internasional, dan paling penting nilai kontraknya masih dalam sesuai dengan kemampuan keuangan organisasi,” ujar Muslimin, Senin (23/10/2017).
Menurut ia, ada sejumlah pelatih asing yang telah masuk criteria. Beberapa yang dibidik di antaranya berasal dari Korea Selatan dan Hungaria. Dari perencanaan yang dilakukan, diharapkan dua tahun sebelum pelaksanaan PON, pelatih asing tersebut sudah bisa datang ke Kaltim.
Muslimin berharap dengan adanya kehadiran pelatih asing yang berpengalaman, prestasi atlet anggar Kaltim bisa lebih meningkat pada PON 2020. Ikasi Kaltim telah membuktikan prestasi apik para atletnya saat dilatih pelatih asal Korea Selatan pada PON XIX tahun 2016 di Jawa Barat.
Saat itu, tim anggar Kaltim sukses menyumbangkan satu medali emas dari nomor floret beregu putri. Raihan medali emas itu juga merupakan penantian panjang selama 24 tahun sejak cabang olahraga anggar resmi berdiri di Bumi Etam.
Selain soal pelatih, Ikasi Kaltim juga mempertimbangkan rencana uji coba ke luar negeri untuk menambah jam terbang atletnya. “Dalam rangka mempersiapkan PON Papua, kami akan menyiapkan agenda uji coba ke luar negeri. Ikasi akan bekerja sama dengan KONI Kaltim dan perusahaan yang selama ini banyak membantu, seperti PT Singlurus. Kita akan mengusahakan itu,” ujarnya.
Program lain yang tidak kalah penting disiapkan Ikasi Kaltim adalah klinik kepelatihan pada 2018 dengan melibatkan PB Ikasi dan seluruh atlet. “Semacam coaching clinic kita adakan tahun depan di Kaltim. Kami akan komunikasikan dengan PB Ikasi untuk kegiatan yang dipusatkan di Samarinda, supaya lebih efrktif melibatkan banyak atlet Kaltim daripada kita yang ke daerah-daerah,” tegasnya. (Ant)