PONOROGO – Memasuki penghujung musim kemarau, sepertinya memang paling pas berjualan minuman segar. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh Moh. Heru (20) dengan berjualan es Ahola.
Es kekinian dengan berbagai varian rasa dan warna tersebut berhasil memikat pembeli, terutama anak muda. Pasalnya, es yang dijual Heru diwadahi di dalam gelas plastik dan warna es yang mencolok. “Beda, biasanya kan digelas dan dijual di cafe, kini bisa ditemui di pedagang kaki lima,” jelasnya, saat ditemui Cendana News di lokasi, Sabtu (21/10/2017).

Heru membuka lapaknya di Jalan Suromenggolo, sdepan Stadion Ponorogo, mulai pukul 10.00-18.00 WIB. Setiap hari ia berhasil menjual 200 gelas. Ada sebelas varian, yakni rainbow, shierly temple, virgin mojito, sunset, ocean milk, pinacolada, mocca loha, choco loha, thai tea, green tea dan choco mint.
“Biasanya yang paling diminati Rainbow dan Ocean,” terangnya.
Bahan yang digunakan Heru, mulai dari sirup nanas merah, soda, leci,biji, selasih dan es tentunya. Meski baru dibuka sepuluh bulan lalu, es Ahola ini selalu habis setiap harinya. Usaha yang dirintis Heru ini merupakan usaha waralaba dari Sragen. “Paling ramai itu hari Jumat-Minggu,” tandasnya.
Salah satu pembeli, Puji Hastuti, mengakui jika es ahola ini memang jadi primadona di Ponorogo. Pasalnya, di Ponorogo belum ada es yang berwarna-warni. “Hampir setiap hari, anak saya ke sini minta dibelikan es ahola, rasanya enak ada rasa asamnya,”pungkasnya.