Erick Thohir Senang Wahyu Widayat Latih NSH

JAKARTA – Pemilik klub Satria Muda (SM) Pertamina Erick Thohir dukungan dan rasa senang setelah legenda klubnya Wahyu Widayat Jati dipercaya melatih NSH Jakarta.

Keberadaan pelatih yang saat menjadi pemain biasa disapa Cacing tersebut memperlihatkan adnaya regenerasi kepelatihan di Liga Basket Indonesia (IBL). “Saya senang karena itu artinya banyak pelatih muda di IBL. Pelatih pun mengalami regenerasi, tidak hanya itu-itu saja,” ujar Erick, Sabtu (14/10/2017) .

Adanya proses regenerasi tersebut dinilai Erick memperlihatkan IBL menjalan iproses transisi  ke arah yang lebih baik. Sebelumnya Cacing, merupakan pelatih CLS Knights Surabaya selama tiga tahun sebelum ditunjuk menjadi pelatih NSH Jakarta di awal Oktober 2017.

Meski tergolong muda di dunia kepelatihan, Wahyu sudah memberikan satu gelar juara IBL untuk CLS Knights, yang absen di IBL 2017-2018, pada tahun 2016. Itu merupakan gelar kampiun pertama CLS sejak kompetisi liga bola basket di Indonesia bergulir tahun 2003.

Erick sendiri menilai NSH, bersama tim lain seperti Pacific Caesar Surabaya yang pada IBL Pertalite 2017 berhasil menembus playoff untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, berpotensi untuk tampil mengejutkan di musim 2017-2018.

“Namun saya rasa itu tergantung dengan penampilan pemain asing dan bagaimana rotasi pemain mereka,” tutur dia.

Bergabungnya Cacing ke NSH juga mendapatkan perhatian pelatih SM Pertamina Youbel Sondakh. Youbel, kompatriot Cacing semasa bermain di SM, menilai NSH bisa mengejutkan karena memiliki pemain asing yang berkualitas baik dari draft.

“Kita bisa melihat musim lalu NSH juga sangat merepotkan,” kata Youbel.

Sebelumnya di IBL Pertalite 2017, NSH Jakarta tidak berhasil lolos ke babak playoff. NSH hanya menempati peringkat keempat di Divisi Putih dengan catatan enam kemenangan dari 15 laga.

Hanya saja tercatat NSH dua kali mengejutkan pencinta bola basket nasional setelah mengalahkan tim kuat W88.News Aspac Jakarta di Seri I Surabaya dan Pelita Jaya EMP Jakarta di Seri IV Jakarta.

Wahyu Widayat Jati sendiri sempat mengatakan bahwa target timnya di IBL Pertalite 2017-2018, yang bergulir mulai 8 Desember 2017, adalah lolos ke babak playoff. Adapun untuk IBL Pertalite musim 2017-2018 yang dimulai 8 Desember 2017, NSH sudah mendapatkan dua pemain asing dari draft yaitu Dominic Woodson dan Brachon Griffin yang sama-sama berasal dari Amerika Serikat.

Dominic Woodson merupakan center berusia 22 tahun dengan tinggi badan mencapai 211 centimeter dan Brachon Griffin (25) bermain di posisi guard, dengan tinggi badan 185 centimeter.

Sementara dua pemain asing yang masuk skuat SM Pertamina adalah point guard bertinggi badan 179 centimeter Kevin Bridgewaters (33) dan center Dior Lowhorn (30).
Nama Dior Lowhorn sendiri tidak asing di kancah bola basket nasional karena pria bertinggi badan 201 centimeter itu sudah memperkuat Satria Muda Pertamina kala menjuarai Piala Perbasi 2016.

Lowhorn juga sempat dibawa SM untuk menjalani pertandingan uji coba di Singapura pada akhir September 2017. (Ant)

Lihat juga...