LJUBLJANA – Tahun depan jumlah beruang yang boleh diburu di Slovenia mengalami perubahan ketentuan. JIka tahun ini setiap pemburu diperbolehkan membunuh maksimal 93 ekor beruang, maka tahun depan jumlahnya menurun hanya 88 ekor.
Sementara untuk serigala, otoritas setempat tetap memaksimalkan 10 ekor yang boleh diburu. Kebijakan perburuan tersebut dikeluarkan sebagai upaya untuk membantu mengendalikan populasi kedua hewan tersebut di Slovenia. “Tahun ini para pemburu boleh membunuh 93 ekor beruang, tahun depan hanya 88 ekor berang,” ujar otoritas Kementerian Lingkungan Hidup Slovenia, Senin (18/9/2017).
Dari catatan lembaga tersebut saat ini populasi yang ingin dijaga untuk beruang adalah 450 hingga 500 ekor saja, Sementara untuk serigala maksimal 50 ekor. Jumlah tersebut dianggap sudah ideal untuk dijaga populasinya sebagai upaya untuk melindungi manusia dan ternak.
“Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa populasi dipertahankan dalam kondisi yang baik dan memungkinkan tingkat kohabilitasi yang memadai,” tambah lembaga tersebut.
Dua organisasi lingkungan setempat membawa pemerintah ke pengadilan awal tahun ini, dengan menyatakan bahwa kuota perburuan untuk serigala terlalu tinggi dan membahayakan populasi serigala. Namun pengadilan belum memutuskan terhadap tuntutan tersebut.
Sekitar 60 persen dari Slovenia ditutupi oleh hutan, yang merupakan rumah bagi beruang, serigala dan lynxes. Populasi lynx atau hewan sejenis kucing liar populasinya semakin berkurang, sehingga Slovenia berencana untuk mengimpor setidaknya 10 ekor lynx dari Rumania dan Slowakia. (Ant)