Pemkab Lebak Kembangkan Tanaman Manggis

LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak mengembangkan budidaya tanaman manggis (garcinia mangostana) guna meningkatkan produksi sehingga bisa memenuhi permintaan pasar.

“Pengembangan budidaya tanaman manggis itu untuk meningkatkan pendapatan ekonomi petani,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak, Dede Supriatna, di Lebak, Selasa.

Selama ini, produksi manggis Kabupaten Lebak menembus pasar mancanegara karena memiliki kualitas terbaik.

Kebanyakan manggis itu dipasok ke sejumlah negara di Benua Eropa di antaranya Belanda, Jerman, Italia, Spanyol dan Inggris.

Permintaan buah manggis di negara Eropa sangat tinggi untuk dikonsumsi sebagai buah segar.

Cangkang manggis juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kosmetik dan vitamin serta bahan pewarna makanan.

Bahkan bahan dasar pewarna pada makanan yang menggunakan kulit manggis hingga kini tidak mengandung racun, seperti halnya yang biasa ditimbulkan bahan pewarna sintetis.

Pengembangan budidaya manggis di Kecamatan Lebak Gedong dan Cipanas karena lahannya sangat cocok dengan suhu udara dingin juga di atas 500 meter permukaan laut.

Sentra penghasil buah manggis tersebar di Kecamatan Cipanas, Lebak Gedong, Sobang dan wilayah Kabupaten Lebak bagian selatan.

Keunggulan manggis dari Kabupaten Lebak memiliki kelebihan dibandingkan produksi dari negara ASEAN, seperti Thailand dan Vietnam.

Kelebihan manggis Lebak, kata dia, rasanya manis sedikit asem tanpa getah bening dengan warna kulit ungu dan berat antara 120 sampai 150 gram per buah.

Produk manggis Kabupaten Lebak setiap tahun diekspor melalui agen perusahaan di Jakarta.

“Kami mengapresiasi manggis Lebak rasanya manis sedikit asem juga buahnya cukup besar dan tanpa getah bening sehingga permintaan pasar cukup meningkat,” katanya.

Menurut dia, saat ini produk unggulan buah manggis di Kabupaten Lebak terbesar di Provinsi Banten. Pohon manggis memasuki musim panen antara November sampai Februari. Saat ini, pengembangan tanaman manggis sudah meluas ke sejumlah kecamatan lainnya.

“Jika musim panen manggis di sini mencapai ribuan ton membanjiri pasar lokal maupun mancanegara,” katanya. (Ant)

Lihat juga...