Kurban di Ndalem Kalitan Disembelih Besok

SOLO – Hari Raya Idul Adha yang bertepatan dengan hari Jumat, membuat sebagian umat Islam memilih memundurkan waktu penyembelihan hewan kurban. Hal inilah yang membuat kurban keluarga Presiden ke-2 Indonesia, Jenderal Besar H.M Soeharto di Ndalem Kalitan juga menunda penyembelihan hingga Sabtu pagi (2/9/2017).

“Karena waktunya tidak keburu untuk Jumatan, jadi penyembelihan dilakukan besok pagi,” ujar Kepala Rumah Tangga Ndalem Kalitan, Agus Surendra, kepada Cendana News, Jumat (1/9/2017), pagi.

Penyembelihan hewan kurban yang ditunda ini tak hanya dari Keluarga Cendana, namun untuk jamaah Masjid Nurul Iman Kalitan juga ditunda hingga besok pagi. “Untuk masjid juga sekalian disembelih besok. Karena ini sudah untuk persiapan shalat jumat,” lanjutnya.

Untuk Ndalem Kalitan sendiri terdapat dua sapi hewan kurban yang akan disembelih. Dua sapi hewan kurban ini atas nama Siti Hardijanti Rukmana sekeluarga serta dari keluarga Siti Hediati Hariyadi atau lebih dikenal dengan Titiek Soeharto. “Dua hewan kurban ini dari Bu Tutut Rukmana dan Bu Titiek Soeharto yang didatangkan langsung dari Tapos, sebuah pusat peternakan dan penggemukan sapi era Pak Harto dulu,” terang Agus.

Daging dari hewan kurban Keluarga Cendana ini akan dibagikan kepada ratusan warga yang berada di panti jompo dan panti anak-anak yatim di Solo. Setidaknya terdapat 6 panti yang akan menerima paket daging kurban dari Ndalem Kalitan. “Kalau jumlah paketnya, sekitar 400 paket daging kurban. Ini nanti akan dibagikan ke panti-panti dan sebagian kecil untuk karyawan,” imbuhnya.

Sementara, untuk penyembelihan hewan kurban, pihak Kalitan mempercayakan kepada jagal dari daerah Bekonang, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah. Sementara itu, di Astana Giribangun, Matesih, Karanganyar, penyembelihan hewan kurban diselenggarakan hari ini.

“Untuk di Giribangun disembelih pagi ini. Ada dua sapi kurban dan ini yang satu sudah disembelih,” tambah Juru Kunci Astana Giribangun, Sukirno, saat dihubungi Cendana News.

Lebih lanjut dijelaskan, dua sapi kurban yang disembelih di Astana Giribangun berasal dari putra ketiga Presiden Soeharto, Bambang Trihatmodjo serta dari Tutut Rukmana. Daging hewan kurban ini akan dibagikan kepada masyarakat terdekat di makam keluarga trah Mangkunegaran tersebut.

“Dagingnya nanti akan dibagikan kepada warga terdekat, pedagang yang berada di kawasan makam, karyawan di Giribangun, Girilayu serta Mangadeg. Sebagian lagi untuk perangkat desa,” katanya.

Kepala Rumah Tangga Ndalem Kalitan, Agus Surendra. Foto: Harun Alrosid
Lihat juga...