Warga Reroroja Hibahkan Tanah untuk POS KORAMIL
MAUMERE – Seorang warga Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Petrus Woda Legu, menyerahkan secara sukarela tanpa imbalan atau menghibahkan sebidang tanah miliknya untuk dibangun sebuah Pos KORAMIL.

Saat peresmian Pos KORAMIL tersebut di Mageloo, Desa Reroroja yang berjarak sekitar 30 kilometer arah barat Kota Maumere, Selasa (22/8/2017), Petrus mengatakan, selama ini wilayah mereka rawan dari kasus pencurian ternak dan kasus kriminal lainnya.
“Dengan menyerahkan tanah untuk dibangun Pos KORAMIL dan ada personel TNI AD yang selalu bersiaga, dapat digunakan untuk menunjang tugas-tugas TNI, khususnya Babinsa dalam menjaga keamanan masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Manager BRI cabang Maumere, Ainul Wardi, menambahkan, pihaknya ikut terlibat membantu dana pembangunan Pos KORAMIL yang diambil dari dana Corporate Social Responsibility (CSR), sebab adanya Pos KORAMIL bisa membantu menciptakan keamanan dan kenyamanan di masyarakat.
Bila keamanan terjamin, kata Ainul, masyarakat juga akan bebas melakukan aktivitas pekerjaan mereka, serta tidak merasa takut harta benda mereka dicuri termasuk ternak yang menjadi aset keuangan masyarakat.
Komandan KODIM 1603 Sikka, Letkol. Inf. Abdullah Jamali, S.I.P, mengatakan, bersama Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, SE., MM., sangat mengapresiasi niat tulus Petrus Woda Legu dan pimpinan cabang BRI Maumere, Ainul Wardi, yang iklas membantu TNI AD dalam hal ini KODIM 1603 Sikka dalam pembangunan Pos KORAMIL 01/Alok.
Tanah dan bangunan ini akan disertifikasi menjadi aset negara melalui KODAM, KOREM dan selanjutnya KODIM 1603 Sikka dan Pos KORAMIL ini dibangun bertujuan untuk membantu memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat, di samping fungsinya sebagai posko berbagai informasi kemasyarakatan.
“Adanya pos ini juga untuk menciptakan suatu lingkungan yang kondusif aman dan tentram dan ini sudah menjadi tugas TNI yang juga selalu membantu masyarakat membangun desa lewat program TNI Manunggal Membangun Desa,” ungkap Dandim.