MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang menargetkan hasil tangkapan ikan tuna di perairan laut selatan kabupaten itu meningkat sekitar 5 persen dari tahun lalu yang mencapai 1.606 ton.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Endang Retnowati di Malang, Jawa Timur, Kamis mengatakan, potensi ikan tuna di wilayah laut selatan Malang cukup besar dan kualitasnya juga sangat bagus, bahkan menjadi primadona ekspor ikan tuna dari Indonesia.
“Tahun ini kami menargetkan ada peningkatan hasil tangkapan sekitar 5 persen dari tahun lalu. Hingga triwulan ketiga tahun ini, produksi atau hasil tangkapan ikan tuna mencapai 376 ton dan baby tuna mencapai 978 ton lebih,” ucapnya.
Ia mengaku dari tahun ke tahun hasil tangkapan ikan tuna di perairan laut selatan Malang, khususnya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sendangbiru terus meningkat. Pada tahun 2013, hasil tangkapan ikan tuna mencapai 10.949 ton, 2014 meningkat menjadi 11 ribu ton, 2015 menjadi 11.421 ton atau meningkat 3,10 persen, dan 2016 meningkat menjadi 1.606 ton, sementara baby tuna mencapai 875 ton.
Jika dirata-rata, katanya, setiap tahun ada peningkatan hasil tangkapan sekitar 3 persen. Tahun ini ditargetkan ada peningkatan sekitar 5 persen dari tahun lalu. “Kami berharap tangkapan ikan tuna ini tidak hanya mengejar kuantitas, tapi juga kualitas karena sebagian besar untuk kebutuhan ekspor,” ujarnya.
Endang mengakui, saat ini ikan tuna menjadi primadona di Tanah Air, bahkan dunia karena ikan tersebut merupakan salah satu jenis ikan tangkap yang paling banyak diburu di berbagai negara. Ikan tuna memiliki tingkat protein cukup tinggi dengan harga jual yang cukup mahal.
“Sekarang kami sudah memiliki ‘cold storage’ untuk menyimpan ikan hasil tangkapan. Dengan adanya ‘cold storage’ ini ikan yang dihasilkan nelayan di sepanjang lautan wilayah Kabupaten Malang bisa lebih tahan lama dan tetap segar,” ujarnya.
Sementara itu, secara umum potensi ikan laut di perairan selatan Malang cukup besar, yakni sekitar 400 ribu ton per tahun. Namun, yang dieksplorasi dan berhasil ditangkap baru sekitar 12 ribu-hingga 13 ribu ton per tahun sehingga tidak sampai 1 persen yang dimanfaatkan.
Berbagai jenis ikan yang menjadi primadona di perairan laut selatan Malang, di antaranya adalah ikan cakalang, kerapu, tuna, baby tuna, tongkol, dan udang. Namun, yang paling banyak jumpai adalah ikan tuna. (Ant)