Laskar Pemuda Peduli Lingkungan Tanam 2.500 Pohon Cemara
PESISIR SELATAN — Kehadiran Laskar Pemuda Peduli Lingkungan Ampiang Parak di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, yang menanam sebanyak 2500 pohon cemara yang ada di sepanjang Pantai Ampiang dengan luas 280 haktare, telah membuat suasana pantai menjadi hijau dan indah.
Pengurus Laskar Pemuda Peduli Lingkungan Omricon mengatakan munculnya keinginan organisasi pemuda untuk melakukan penanaman pohon cemara itu, sebagai upaya untuk menjaga kestabilan garis pantai dan mencegah abrasi. Karena, selama ini kondisi Pantai Ampiang Parak terlihat adanya terjadi penggerusan, sehingga perlu untuk ditanam pohon seperti pohon cemara.
“Di sepanjang pantai ini ada 2.500 pohon cemara yang ditanam, serta juga ada pihak yang menanam 35.000 ribu pohon mangrove (bakau),” ujarnya, Rabu (30/8/2017).
Ia mengakui, pada awal ditanamnya pohon cemara itu, para Laskar Pemuda Peduli Lingkungan merasa putus asa, karena ada sekira ratusan pohon yang ditanam, malah mati. Sehingga dilakukan penanaman ulang, serta juga melakukan perawatan esktra dibandingkan sebelumnya, seperti penyiraman pohon dan membersihkan di sekitar pohon yang dipagar.
Omricon menyebutkan, bibit cemara itu didapatkan dari bantuan pemerintah, setelah kelompok Laskar Pemuda Peduli Lingkungan mengajukan surat permohonan terkait penanaman pohon cemara di Pantai Ampiang Parak.
“Alhamdulillah! Pemerintah mendukung kegiatan kami ini. Sehingga kami bersemangat untuk menjaga pantai, meski itu tidak ada mendapatkan penghasilan apapun. Namun, yang terpenting bagi kami di Laskar Pemuda Peduli Lingkungan ialah lingkungan di Ampiang Parak ini terutama di pantai, benar-benar terjaga dan aman,” tegasnya.
Bahkan, dikarenakan lokasi penanaman pohon cemara ditata rapi dan terus dirawat hingga kini yang telah tumbuh cukup tinggi, telah membuat lokasi Pantai Ampiang Parak menjadi lokasi wisata bagi masyarakat.
“Nah, sejak lokasi ini ramai di datangi oleh masyarakat, kami tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan dan tidak merusaki pohon cemaranya,” ucapnya.

Ia mengaku, tidak bisa melarang masyarakat untuk datang ke kawasan 2.500 pohon cemara itu, karena setidaknya dengan adanya kegiatan Laskar Pemuda Peduli Lingkungan ini, telah memberikan wisata edukasi bagi masyarakat, untuk mengenali pohon cemara dan juga bakau.
Salah seorang masyarakat yang datang ke lokasi tersebut, Sari mengatakan, alasan ia mendatangi tempat yang dipenuhi tanaman pohon cemara itu, karena sangat bagus untuk dijadikan lokasi berfoto bersama para sahabat. Selain senang berfoto, informasi yang diberikan oleh para Laskar Pemuda Peduli Lingkungan terkait pentingnya keberadaan pohon cemara di sepanjang Pantai Ampiang Parak, juga turut mendapat pengetahuan seputar pohon cemara.
“Biasanya kalau berwisata itu, ya sekedar wisata saja. Tapi kalau di sini, kita turut dilayani dan diberi informasi, seputar merawat pohon cemara, menjaga lingkungan, dan banyak hal lainnya. Jadi, saat berada di sini benar-benar nyaman,” katanya.