Bupati Sikka Minta Warga Aktif Kunjungi Puskesmas Saat Sehat
MAUMERE –– Bupati Sikka meminta agar masyarakat Kabupaten Sikka harus rajin mengunjungi Puskesmas untuk memeriksakan kehatan mereka. Jangan hanya saat sakit kemudian berobat, sebab Puskesmas itu singkatan dari Pusat Kesehatan Masyarakat bukan Pusat Kesakitan Masyarakat.
Demikian disampaikan Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera kepada Cendana News Kamis (24/8/2017) terkait dengan penambahan 2 Puskesmas di Kabupaten Sikka guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dikatakan, Ansar sapaannya oleh karena itu dirinya berharap kepada seluruh warga berkunjung ke Puskesmas secara rutin, misalnya sebulan sekali. Walaupun tidak sakit untuk mendeteksi masalah kesehatan, hingga dapat melakukan pencegahan. Dengan demikian kesehatan warga masyarakat tetap terjaga dan terawat.
“Jangan tunggu sakit dulu baru datang ke Puskesmas untuk mendapat perawatan sebab lebih gampang mencegah dari pada mengobati,” ujarnya.
Menurut Bupati Sikka jika warga datang dalam keadaan sehat, mereka akan diberitahu bagaimana cara hidup sehat baik lewat penyuluhan-penyuluhan, mulai dari bagaimana cara merawat ibu hamil balita sampai manula serta bagaimana cara hidup sehat berolah raga minimal 30 menit setiap hari dan makan buah dan sayur-sayuran.
“Orang bijak bilang begini, harta terbesar manusia bukanlah emas, perak, tanah-kebun, cengkeh, pala, gading, emas dan kuda,tapi harta terbesar kita adalah kesehatan. Jadi sekali lagi kepada warga masyarakat rajinlah kunjungi Puskesmas dan jangan tunggu sampai sakit baru datang,” pintanya.
Kepada para dokter, bidan, perawat dan segenap para medis yang bertugas saat meresmikan Puskesmas Kewapante, Rabu (23/8/2017) Ansar juga meminta agar mereka melayani masyarakat di bidang kesehatan dengan sebaik mungkin.
Masyarakat adalah raja sebutnya, karena itu, prinsip pelayanan kita adalah mengabdi dengan tulus dan melayani dengan rendah hati dan sikap yang harus di tunjukan dalam perbuatan nyata pertama disiplin buka kantor Puskesmas ini harus tepat waktu. dan selalu ada di pos masing-masing pada jam kerja sebab kadang-kadang, masyarakat datang sore atau malam hari, tetap harus dilayani.
“Harus bersikap ramah serta hargai pasien dan jangan hanya asyik main HP saat masyarakat butuh dan yang paling penting harus tunjukan sikap professional dalam memberi pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama Kadis Kesehatan Kabupaten Sikka dr. Maria Bernadina Sada Nenu, MPH dalam laporannya menjelaskan dari 8 desa yang menjadi cakupan pelayanan Puskesmas Kewapante secara demografis pelayanan Puskesmas Kewapante menjangkau 14.444 jiwa yang terdiri dari laki laki sebanyak 6.896 jiwa sedangkan perempuan sebanyak 7.548 jiwa.
Dengan jumlah luas wilayah dan jumlah penduduk yang sangat banyak kata Maria, maka tuntutan akan pelayanan kesehatan yang berkwalitas akan semakin tinggi oleh karena itu lanjut pemerintah berusaha untuk menyediakan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan yang memadai demi meningkatkan kwalitas pelayanan sesuai standar pelayanan demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Pelaksanaan pembangunan Ruang Rawat Jalan Puskesmas Kewapante pada Juni 2015 dikerjakan oleh CV Siti Permadi tidak selesai hingga mendapat black List. Pada 2016 dilanjutkan oleh CV Patas dengan nilai kontrak pekerjaan lanjutan pembangunan ruang rapat jalan sebesar 877,66 juta rupiah dari sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kesehatan,” bebernya.