Bupati Pastikan Stok Hewan Kurban di Sleman, Cukup

YOGYAKARTA – Bupati Sleman, Sri Purmono, menegaskan stok hewan qurban di wilayah Sleman cukup untuk perayaan hari raya Idul Adha atau Qurban mendatang. Hal itu disampaikan Bupati saat melakukan kunjungan ke Pasar Hewan, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Selasa (15/8/2017). 

Datang bersama jajarannya, Bupati melakukan pengecekan harga dan ketersediaan hewan ternak jelang hari raya Idul Adha. Sempat berkeliling untuk berdialog dengan pedagang maupun pembeli, Bupati Sleman berharap agar harga hewan qurban tetap stabil.

“Harga itu kan ditentukan suplai dan kebutuhan. Saat kebutuhan meningkat menjelang hari raya Idul Adha seperti saat ini,  yang terpenting adalah bagaimana agar tetap tercukupi. Sejauh ini suplai (di Kabupaten Sleman) masih cukup,” katanya.

Sri Purmono menyebut, kebutuhan sapi saat hari raya qurban sekitar 5-7 ekor sapi per dusun. Meskipun ada pula di daerah tertentu yang hanya membutuhkan 1-2 ekor sapi. Saat melakukan pengecekan harga, ia meyebut harga masih stabil dan tidak ada lonjakan terlalu tinggi.

“Sejauh ini tercukupi. Harga tidak membumbung tinggi. Memang sedikit naik, tapi wajar. Ini yang harus terus dijaga. Jangan sampai jelang Idul Adha harga naik tinggi, sehingga merugikan konsumen. Namun, setelah qurban petani juga tetap bisa membeli bibit dengan harga tidak terlalu tinggi, agar tidak rugi,” katanya.

Pengendalian harga ini dikatakan juga bertujuan mengendalikan tingkat inflasi di daerah, agar tidak terlalu tinggi. Hal ini dikatakan merupakan instruksi langsung dari pemerintah pusat ke daerah, agar menjaga stabilitas harga di wilayah. Pasalnya, tingkat inflasi yang tinggi di daerah akan membuat inflasi nasional juga meningkat.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga memberikan buku panduan kepada masyarakat pengunjung pasar hewan Ambarketawang, Gamping. “Buku ini berisi panduan cara memilih sapi agar tepat, tidak cacat, umur memenuhi atau poel. Termasuk juga bagaimana cara menyembelih secara profesional dan syar’i,”  tutupnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang hewan, Atmo, asal Sleman, mengaku beberapa hari terakhir menjelang qurban, tingkat perdagangan hewan di pasar hewan Ambarketawang mulai meningkat. Harga ternak seperti sapi juga sudah mengalami peningkatan mencapai Rp1-2 juta per ekor.

“Untuk kambing juga sudah naik sekitar Rp300-500ribu. Jika semula Rp2 juta sekarang jadi Rp2,8-3 juta per ekor. Untuk penjualan sama seperti tahun lalu, berkisar 5-10 ekor per hari,” kata pedagang lainnya, Sunardi.

Lihat juga...