‘RUBI’ Ajari Anak Pinggiran Kota Semarang Belajar Komputer

SEMARANG — Anak-anak di Pinggiran Kota Semarang, tepatnya di Kampung Tenggang, Keluharan Tambakrejo, sangat antusias belajar komputer, meski hanya dengan satu komputer yang digunakan bergantian.

Anggun Permatasari, Anak Binaan Komunitas Sahabat Tenggang. -Foto: Khusnul Imanuddin

Pembelajaran cara mengoperasikan komputer dilakukan di Rumah Belajar Impian (RUBI) di Kampung Tenggang. Adapun yang mengajarkannya adalah kakak-kakak mahasiswa atau yang sudah bekerja yang tergabung sebagai volunteer Komunitas Sahabat Tenggang.

RUBI Sahabat Tenggang memang rutin melakukan kegiatan belajar sambil bermain setiap minggunya. Namun, setelah ada donatur yang menyumbangkan sebuah komputer, maka pembelajaran pun ditambah dengan materi cara mengoperasikan komputer.

Dhiva Gustav, salah satu volunteer Komunitas Sahabat Tenggang, mengatakan, dengan berkembang pesatnya teknologi saat ini, belajar mengoperasikan komputer merupakan keterampilan yang sangat penting. Keterampilan mengoperasikan komputer saat ini sangat dipentingkan, karena hampir semua pekerjaan dilakukan dengan menggunakan komputer.

“Kegiatan belajar mengoperasikan komputer penting sebagai modal bagi masa depan anak-anak  Kampung Tenggang. Nantinya, meski dalam keterbatasan tidak memiliki komputer, anak-anak Tenggang mampu bersaing dengan anak-anak, baik di dunia pendidikan maupun di dunia kerja”, ujar pria yang akrab dipanggil Gustav, Kamis (24/8/2017).

Dhiva Gustav, Volunteer Komunitas Sahabat Tenggang. -Foto: Khusnul Imanuddin

Kondisi perekonomian di Kampung Tenggang memang sangat memprihatinkan. Kebanyakan warga di kampung tersebut bekerja sebagai buruh pabrik yang penghasilannya pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan keluargnya. Hal ini berdampak pada pendidikan anak-anak Kampung Tenggang yang sering tidak diperhatikan orang tuanya. Termasuk juga berdampak pada ketertinggalan pengetahuan teknologi anak-anak Kampung Tenggang.

“Adik-adik kami tidak ada yang memiliki komputer di rumahnya, karena itu dalam mengenal perangkat-perangkat yang ada pada komputer saja mereka tidak tahu. Padahal, beberapa adik binaan kami sudah ada yang masuk SMP bahkan SMA”, lanjut Gustav.

Komputer yang ada di RUBI Sahabat Tenggang saat ini hanya ada satu, namun hal ini tidak menyurutkan semangat anak-anak Kampung Tenggang untuk belajar komputer. Awalnya, mereka diajarkan mengenal bagian-bagian komputer seperti monitor, keyboard, mouse dan lainnya. Kemudian mereka diajarkan menyalakan komputer, cara menggunakan mouse, dan cara mengetik.

Menurut Gustav, kendala yang dihadapi dalam belajar komputer ini, karena saking antusiasnya anak-anak itu seringkali berebut giliran untuk mempraktekkan apa yang telah diajarkan. Tak jarang mereka adu mulut karena rasa penasarannya untuk mencoba mengoperasikan komputer.

Anggun Permatasari, salah satu anak yang belajar komputer menceritakan dirinya sangat senang bisa belajar komputer. Dia mengaku sudah bisa mengetik dan sudah bisa menggunakan mouse. Namun dia sangat kecewa karena setiap akan mengoperasikan komputer harus menunggu bergantian dengan temannya terlebih dahulu.

“Aku senang bisa belajar komputer. Bisa kayak orang-orang yang kerja-kerja di kantor. Tapi, aku tidak suka kalau harus berdesak-desakan saat ingin mencoba mengetik. Jadi, ya saya berusaha datang ke rumah belajar lebih awal, biar bisa mencobanya lebih dulu dan lebih lama”, kata Anggun.

Gustav berharap, meskipun dalam keterbatasan komputer yang hanya ada satu unit, pelajaran dan percobaan mengoperasikan komputer bisa dipahami oleh anak-anak Kampung Tenggang. Selanjutnya dia berharap, jika ada pelajar komputer di sekolahnya terutama yang sekolah SMA, anak-anak Kampung Tenggang sudah bisa dan tidak ketinggalan dengan anak-anak lainnya. Gustav juga berharap anak-anak tetap antusias belajar mengoperasikan komputer meski dalam keterbatasan.

Harapan Gustav lainnya adalah semoga ada bantuan komputer tambahan dari pemerintah atau swasta. Dia sangat menginginkan anak-anak Kampung Tenggang siap menghadapi persaingan di masa depannya berbekal bisa mengoperasikan komputer dengan baik.

 

 

 

Lihat juga...