Tahukah Anda Asal Usul Nama Rumah Makan Ampera?

PADANG — Bagi yang sering makan di rumah makan, mungkin pernah baca ada dituliskan seperti yang ada di Kota Padang, Sumatera Barat, ada rumah makan Ampera Mama, Ampera Padi Rimbun, dan berbagai jenis nama rumah makan yang bertuliskan Ampera.

Bahkan, ada anggapan bahwa tarif makan di rumah makan yang bertuliskan Ampera agak lebih murah, dari rumah makan yang tidak bertuliskan Ampera.

Sebenarnya, anggapan itu ada betulnya juga, karena berdasar keterangan dari Ketua Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Sumbar, Zulwaddi Datuak Bagindo Kali, Ampera memiliki sejarah yang disebut sebuah kondisi rakyat Indonesia di waktu masa penjajahan.

Apabila dilihat pada maksud dari kata Ampera itu yakni Amanat Penderitaan Rakyat (Ampera), di sana dapat dipahami bahwa bagaimana penderitaan rakyat Indonesia ketika dijajah dulu. Artinya, dengan adanya rumah maka yang bertuliskan Ampera, maka tarif makannya lebih murah dari rumah makan yang tidak bertuliskan Ampera.

Ia menceritakan, adanya Amanat Penderitaan Rakyat itu, setelah munculnya gejolak dan rasa berani rakyat Indonesia ketika itu dan berdemo, agar tidak ada lagi perlakukan yang tak adil terhadap rakyat. Hingga akhirnya, tuntuan demo itu, dipenuhi sehingga disebutlah Ampera. Maka dari itu, sebagai bentuk peduli kepada rakyat yang kurang mampu, dibuatkan tempat makan dengan merek warung makan Ampera.

“Jadi, waktu dulu itu setelah Indonesia merdeka, ada salah seorang yang memajang tulisan Ampera di warung makan. Nah, dulu itu rumah makan yang menyebutkan Ampera, sambal-sambal yang dijualnya seadanya saja, seperti ada tahu, tempe, goreng ikan kering, telur, dan sayur-sayuran lainnya,” ucapnya, ketika dihubungi, Selasa (11/7/2017).

Dengan adanya hidangan sambal yang dijual di warung makan Ampera, sesuai dengan sejarah Ampera tersebut, yakni penderitaan rakyat. Sehingga tarif makannya pun sangat murah. Akan tetapi meski murah, soal rasa masakan di warung makan Ampera lebih pas di lidah orang Indonesia, sebab rasannya masakan kampung betul.

Sampai saat ini, di sejumlah daerah di Indonesia juga cukup banyak membuka usaha rumah makan Ampera. Namun, jangan terkejut apabila menemukan rumah makan tapi secara dekorasi tempat rumah makannya layaknya restoran. Hal itu, hanya soal memberikan kenyamanan dan pelayanan yang baik, soal harga masih wajar dan tergolong bisa dinikmati untuk masyarakat golongan menengah ke bawah.

Sementara itu, salah seorang mahasiswa di Kota Padang, Rika mengakui tidak mengetahui kenapa cukup banyak rumah makan yang bertuliskan Ampera. Hanya saja yang ia tandai, apabila ada rumah makan yang bertuliskan Ampera, maka tarif makan sangat terjangkau isi kantong.

“Saya cukup sering makan siang di rumah makan. Jadi dikarenakan saya mahasiswa dan tidak sempat pulang ke kos, jadi cari makan dekat kampus saja. Agar tarif makan murah, Ampera adalah tempat yang saya cari,” ujarnya dengan nada canda, ketika ditanya Cendana News.

Ia menyebutkan, dari sejumlah rumah makan yang bertuliskan Ampera yang telah ia datangi, tarif makan mulai dari Rp10.000 hingga Rp12.000 per porsinya. Dengan sambal, mulai dari goreng ikan nila, goreng ayam ukuran kecil, goreng ikan kecil-kecil, telur dadar, dan gulai cubadak (nangka).

“Menurut lidah saya ini, sambal-sambal yang dijual di Ampera sangat enak, dan terasa makan di rumah. Tidak banyak campur ini campur itu, rasanya pas di lidah,” ungkapnya.

Lihat juga...