Sejumlah Lampu Jalan Rusak, Aparat Sigap Perbaiki

LAMPUNG – Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Lampung Selatan, melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), melakukan perbaikan sejumlah fasilitas lampu penerangan jalan umum yang mengalami kerusakan.

Menurut Asnawi, selaku Pelaksana Tugas UPT Lampu Penerangan Jalan Umum, Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Lamsel, kerusakan lampu penerangan jalan umum terdapat di sejumlah titik di sebanyak 17 kecamatan. Namun pihaknya akan melakukan pengecekan dan pemeriksaan secara bertahap. Pada tahap pertama pemeriksaan dan perbaikan dilakukan di sejumlah jalan utama Kota Kalianda. Di antaranya di Jalan Raden Intan, Jalan Kolonel Makmun Rasyid, Jalan Serma Tamimi Rahman serta sejumlah kecamatan di Lampung Selatan.

Asnawi menyebut dari sekitar 400 lampu penerangan jalan umum yang tersebar di kota Kalianda dan juga sebanyak 17 kecamatan sebagian mengalami kerusakan akibat faktor alam akibat ditimpa pohon, kerusakan pada bagian kabel panel serta kerusakan pada bohlam lampu. Sebagian besar LPJU rusak yang menggunakan daya listrik dari PLN tersebut mulai diperbaiki dengan penggantian kabel, bohlam dan pengaturan waktu (timer) agar bisa menyala dari petang hingga pagi hari.

“Hari ini kita lakukan perbaikan di Jalan Serma Tamimi Rahman dengan perbaikan pada satu panel yang di antaranya mengalami kerusakan pada bagian kabel dan bohlam. Sekaligus akan menghidupkan timer penyalaan lampu di setiap panel yang terpasang,” terang Asnawi, selaku Pelaksana Tugas UPT Lampu Penerangan Jalan Umum, Dinas Perumahan dan Permukiman, Kabupaten Lamsel saat dikonfirmasi Cendana News di Jalan Serma Tamimi Rahman, Senin (10/7/2017).

Petugas UPT LPJU Lamsel memperbaiki kerusakan lampu jalan. [Foto: Henk Widi]
Perbaikan yang dilakukan sebagai bagian rutin pemeliharaan lampu penerangan jalan umum tersebut diakui Asnawi dilakukan untuk memberi kenyamanan kepada masyarakat khususnya saat malam hari dengan penerangan lampu yang cukup bisa membantu aktivitas lalu lintas warga. Selain itu perbaikan dilakukan untuk memeriksa sejumlah panel yang ada di jalan-jalan utama Kota Kalianda dengan target pada Senin (10/7) sebanyak 5 panel akan diperiksa dan diperbaiki. Di antaranya di Desa Sukamandi, Desa Tengkujuh, Kelurahan Way Urang, kompleks kuburan Cina dan di Jalan Serma Tamimi Rahman.

Asnawi menyebut, menggunakan kendaraan mobil hidrolis yang bisa menjangkau tiang lampu penerangan jalan umum ia menargetkan lima panel bisa diselesaikan pada hari ini dengan satu panel masing-masing terdiri dari sebanyak 10-15 lampu menggunakan energi listrik dari PLN. Beruntung dari beberapa panel ditemukan beberapa lampu masih dalam kondisi hidup dan kerusakan pada bagian bohlam dan kabel listrik segera diperbaiki oleh teknisi.

Sejumlah lampu dengan sumber energi listrik PLN diakuinya juga terpasang di sejumlah ruas jalan kecamatan dan di ruas jalan nasional di antaranya fly over Natar sementara sebagian lampu penerangan jalan umum sudah menggunakan energi matahari (solar cell). Lampu penerangan jalan umum dengan solar cell tersebut saat ini masih terpasang di sebanyak 17 kecamatan di Lampung Selatan dan sejumlah ruang terbuka hijau.

Asnawi menyebut, kerusakan sejumlah lampu penerangan jalan umum di antaranya akibat faktor usia pada beberapa lampu dan sebagian karena bersentuhan dengan pohon di tepi jalan. Meski pohon-pohon di jalan utama Kota Kalianda dan kota kecamatan mengganggu keberadaan LPJU tersebut, proses pemangkasan pohon didominasi pohon trembesi sebagai peneduh dilakukan koordinasi dengan Dinas Pertamanan Kabupaten Lampung Selatan.

“Kita selalu koordinasikan dengan dinas pertamanan terutama pemangkasan ranting pohon yang mengganggu lampu karena kewenangan pemangkasan pohon ada pada dinas pertamanan,” tegas Asnawi.

Proses pemeriksaan dan perbaikan LPJU, diakui Asnawi, saat ini masih terkendala dengan jumlah personil di UPT LPJU Kabupaten Lampung Selatan yang hanya berjumlah sebanyak 7 personil dan jumlah armada kendaraan hidrolis operasional hanya satu unit. Ia berharap dengan terbatasnya personil dan armada tetap tak mengurangi semangat para petugas LPJU untuk memberi kenyamanan kepada masyarakat.

Kepada masyarakat yang rumahnya berada di dekat LPJU ia mengimbau agar ikut menjaga fasilitas tersebut dan melaporkan kepada petugas adanya kerusakan atau tidak menyalanya fasilitas lampu penerangan jalan umum dan akan segera diperbaiki oleh petugas.

Salah satu warga di Jalan Serma Tamimi Rahman menyebut, perbaikan lampu penerangan jalan umum cukup membantu masyarakat karena sebagian penerangan pada malam hari sangat diperlukan di jalan tersebut. Keberadaan lampu jalan tersebut sekaligus menghindarkan pengguna kendaraan dari kecelakaan akibat beberapa lubang yang terdapat di jalan yang bisa membahayakan pengendara di malam hari.

 

Lihat juga...