MINGGU, 18 JUNI 2017
LAMPUNG — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Panjang Lampung menghadirkan pos pelayanan kesehatan untuk melayani pemudik lebaran 2017 (1438 Hijriyah) di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.
![]() |
| Dokter Erlyn bersama dua petugas medis dari Puskesmas Rajabasa. |
Menurut Dokter Erlyn selaku dokter jaga di posko terpadu KKP Kelas II Panjang wilayah kerja Bakauheni selama angkutan mudik lebaran tahun ini KKP mendirikan sebanyak tiga posko pelayanan kesehatan, yaitu di Bandara Raden Intan II Natar, Pelabuhan Panjang kota Bandarlampung serta posko layanan kesehatan terpadu di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.
Petugas KKP Kelas II Panjang yang biasa bertugas di pelabuhan Kota Agung bahkan ditarik ke pelabuhan Panjang untuk memperkuat personil kesehatan melayani pemudik yang mengalami masalah kesehatan selama perjalanan mudik.
Dokter Erlyn mengungkapkan selain sebanyak dua petugas dari KKP Kelas II Panjang wilker Bakauheni yang bertugas selama 2 x 24 jam di posko pelayanan kesehatan Bakauheni juga diperbantukan beberapa petugas medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan di antaranya Puskesmas Rajabasa serta Puskesmas Palas.
Petugas akan disiagakan tepat di dekat tangga naik penumpang dari loket pembelian tiket pejalan kaki dilengkapi dengan fasilitas alat alat kesehatan,obat obatan,ruang perawatan,tabung oksigen sebanyak 4 tabung,kursi roda,brankar (tempat tidur beroda),tandu, dan juga dua unit ambulans.
“Posko sudah ada sejak dua pekan sebelum arus mudik namun petugas baru efektif disiagakan sepekan sebelum lebaran mengingat arus pemudik baru mulai menunjukkan kenaikan beberapa hari ini dan kita siap melayani berbagai keluhan kesehatan para pemudik,” terang Erlyn saat ditemui Cendana News di posko pelayanan kesehatan kantor kesehatan Pelabuhan Kelas II Panjang Wilker Bakauheni, Minggu (18/6/2017)
Posko yang mulai aktif dibuka tersebut akan melayani penumpang yang mengalami masalah kesehatan baik penumpang yang baru datang dari Pulau Jawa akibat berdesak desakan di kapal atau penumpang yang akan naik ke kapal dari Lampung menuju ke Pulau Jawa.
Beberapa keluhan pemudik yang kerap mendatangi posko pelayanan kesehatan diakuinya mulai dari kelelahan,memeriksa tensi, gejala ISPA dan gangguan pernafasan, hipertensi, diare serta berbagai penyakit lain termasuk kegawatdaruratan berupa cidera ringan,sedang hingga berat akibat kecelakaan.
Sebagai posko pratama Dokter Erlyn menyebut penanganan kepada pemudik hanya dilakukan untuk pelayanan pertama dan untuk kasus kasus berat pihaknya bekerjasama dengan pihak Puskesmas Bakauheni dan beberapa Puskesmas lain di sepanjang Jalan Lintas Sumatera. Pada kasus tertentu penanganan kesehatan lanjutan dilakukan proses rujukan ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr.Bob Bazaar Kalianda.
Berdasarkan data register kunjungan pasien posko pelayanan kesehatan KKP Kelas II Panjang Wilker Bakauheni ungkap Erlyn masih tercatat sebanyak tiga pasien yang melakukan pemeriksaan kesehatan. Mereka melakukan pemeriksaan tensi darah,luka ringan,serta gangguan pernafasan.
“Seperti tahun lalu biasanya akan mulai banyak pasien berobat atau datang ke posko tiga hari mendekati lebaran dengan berbagai keluhan dan kita siaga selama dua puluh empat jam dengan peralatan dan petugas jaga dan fasilitas kita sediakan secara gratis,” ungkap Erlyn.
Ia juga menghimbau kepada pemudik untuk selalu berhati hati dalam perjalanan di kapal mengantisipasi terjadinya kegawatdaruratan dengan tidak berdiri di pagar kapal menghindari terjatuh. Selain itu pemudik sebaiknya menghindari makanan dan minuman yang kurang baik untuk kesehatan, menghindari menerima makanan dan minuman dari orang tak dikenal.
Faktor cuaca yang kurang baik diakuinya lebih baik pemudik selalu menggunakan masker dan banyak minum air putih untuk menghindari dehidrasi.
![]() |
| Posko kesehatan, |
Jurnalis: Henk Widi/Redaktur: Irvan Sjafari/Foto: Henk Widi
Source: CendanaNews

