JUMAT, 16 JUNI 2017
SURABAYA — Untuk pertamakalinya, Pemerintah Kota Surabaya akan menggelar kegiatan lari malam hari, Doly Night Fun Run, menyusuri kawasan eks lokalisasi Dolly, kota setempat. Lari malam akan digelar Sabtu 17 Juni 2017, usai solat tarwih.

Dipastikan, ribuan peserta akan mengikuti kegiatan lari malam hari sepanjang 5 kilometer tersebut, dengan rute menyusuri kawasan eks lokalisasi Dolly Kota Surabaya. “Ini akan menjadi sebuah kegiatan spesial, karena pertama digelar di Surabaya, meski selama ini sudah ada komunitas yang menyukai tantangan lari malam hari,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemkot Surabaya, Afghani Wardhana, di Surabaya, Jumat (16/6/2017).
Afghan mengatakan, melalui kegiatan ini pihaknya berharap kawasan Dolly yang selama ini dianggap negatif karena bekas tempat lokalisasi terbesar di Asia Tenggara, sedikit demi sedikit akan hilang. “Apalagi kegiatan ini digelar pada saat bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya mengharapkan kegiatan tersebut menjadi kegiatan tahunan yang digelar di Surabaya. “Kami mengharapkan kegiatan ini seperti di Bali yang setiap tahun digelar,” katanya.
Sekretaris Kecamatan Sawahan, Edi Koesdarjono, menjelaskan, start “Dolly Night Fun Run” akan dimulai di depan Kecamatan Sawahan dan berakhir di eks Wisma Barbara yang telah dibeli oleh Pemkot Surabaya. “Warga sendiri sudah siap kampungnya dijadikan lintasan kegiatan ini. Kampung di Dolly pun juga sudah bersolek, warga sejak Minggu lalu juga telah melakukan pengecatan untuk menciptakan suasana kampung warna-warni menyambut kegiatan ini,” ujarnya.
Perwakilan Komunitas Bicara Surabaya, Achmad Zainul Arifin, mengatakan hingga kini pendaftaran “Dolly Night Fun Run” telah mencapai 1.000 peserta dari Surabaya maupun luar kota. Acara ini bertabur hadiah puluhan juta rupiah dengan doorprize utama sepeda motor. Hadiah lainnya adalah lemari es, tv, sepeda, kamera, power bank hingga voucher menginap di hotel.
Nantinya, para peserta juga akan memperebutkan beberapa kategori pemenang, di antaranya kategori finish pertama mendapatkan medali dan uang tunai Rp1 juta, kategori kostum terunik perorangan mendapatkan uang tunai Rp750 ribu, dan kategori 50 pelari finish pertama mendapatkan medali. (Ant/ Koko Triarko/ Foto: Dok. CDN)
Source: CendanaNews