KAMIS, 15 JUNI 2017
BALIKPAPAN — Jelang lebaran 2017, BPJS Kesehatan berikan kemudahan prosedur pelayanan kesehatan bagi peserta yang mudik sehingga diminta peserta selalu membawa kartu BPJS kesehatan.
![]() |
| Kepala BPJS Balikpapan dr. Muhammad Fakhriza (dua dari kiri) dan Kepala Dinas Kesehatan Kota, Balerina (dua dari kanan). |
Di Balikpapan sendiri, ada dua rumah sakit yang ditunjuk untuk melayani pasien darurat dan non darurat. Kedua rumah sakit yaitu Rumah Sakit Daerah Balikpapan Gunung Malang dan Rumah Sakit Pertamina.
Meski hanya dua rumah sakit yang ditunjuk dalam pelayanan tersebut, namun seluruh rumah sakit di Balikpapan juga tetap menerima pelayanan emergency atau darurat sesuai dengan SOP.
Kepala BPJS Kesehatan Balikpapan, dr. Muhammad Fakhriza, mengatakan, pelayanan dua rumah sakit tersebut mulai 19 Juni hingga 2 Juli mendatang. Mereka melayani pasien darurat dan non darurat. “Kedua rumah sakit ini nantinya akan membuka pelayanan poli pada tanggal tersebut. Rumah sakit lainnya juga tetap terima pasien emergency sesuai SOP. Semua pelayanan yang dilakukan untuk memudahkan peserta BPJS dalam memperoleh pelayanan kesehatan,” ungkap Fakhriza saat Konferensi Pers Mudik Nyaman bersama BPJS Kesehatan di Kantor BPJS Balikpapan.
Menurut Fakhriza, selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku serta tindakan medis yang diperoleh berdasarkan indikasi medis yang jelas dari hasil pemeriksaan dokter, maka fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik iuran biaya dari peserta.
“Peserta juga harus pastikan bahwa kartu kepesertaannya aktif, mengecek iuran kepesertaannya dan selalu membawa kartu BPJS Kesehatan,” tegasnya.
Selain itu, BPJS Kesehatan juga menerapkan kebijakan penyederhanaan prosedur pelayanan kesehatan mulai 19 Juni hingga 2 Juli 2017. Dengan diterapkannya kebijakan tersebut, peserta JKN-KIS yang sakit dalam perjalanan mudik atau telah sampai tujuan tinggalnya, tidak harus melapor ke Kantor BPJS Kesehatan setempat.
Di kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Balerina, menyebutkan, ada dua pelayanan selama arus mudik berlangsung yakni puskesmas dan posko. Untuk puskesmas ada 7 puskesmas beroperasi 24 jam dan 5 puskesmas non perawatan. Sedangkan posko akan ada 3 posko yang tergabung di dalam posko simpatik yakni di Manggar, Pelabuhan Feri-Kariangau dan jalan poros Balikpapan-Samarinda.
“5 puskesmas non perawatan yang tetap buka yaitu Damai, Karang Rejo, Baru Tengah, Gunung Samarinda dan Teritip. Kalau puskesmas 24 jam yakni Manggar, Manggar Baru, Sepinggan, Klandasan Ilir, Mekarsari, Baru Ulu, Kariangau dan Karang joang,” bebernya. {Ferry Cahyanti/ Satmoko/ Foto: Ferry Cahyanti}
Source: CendanaNews
