Peredaran Uang di Papua Capai Rp54,17 Miliar

KAMIS, 15 JUNI 2017
 
JAYAPURA — Menjelang hari raya Idul Fitri 1438 Hijiriyah/2017 Masehi, perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua telah mengedarkan uang rupiah sebesar Rp54,17 miliar di antaranya untuk 28 kabupaten sebanyak Rp17,57 miliar sementara di Kota Jayapura sebanyak Rp36,6 miliar.

Kepala perwakilan BI Provinsi Papua, Joko Supratikto.

“Peredaran uang rupiah di Provinsi Papua tercatat menunjukkan kinerja yang posiitif. Kantor perwakilan BI Papua menyedikan uang kartal sebanyak kurang lebih Rp4 triliun yang ada di kantor perwakilan BI Papua maupun di lima kas titipan,” kata Kepala perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua, Joko Supratikto, Kamis (15/6/2017).

Untuk penukaran uang rupiah pecahan kecil, lanjut Joko, Bank Indonesia saat ini persiapkan modal kurang lebih Rp9 miliar hingga akhir bulan Juni 2017. Di wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, kata Joko, mobil kas keliling BI Papua tanggal 13, 14, 15, 19, 20, 21, dan 22 Juni melayani masyarakat yang hendak menukarkan uang rupiah pecahan kecil.

“Mulai dari Sentani sampai Pasar Inpres Dok IX Jayapura. Pada 12-22 Juni pada jam operasional, BI bekerjasama dengan 16 bank umum dan 3 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) juga melayani penukaran uang pecahan kecil,” tuturnya.

Masyarakat Kota Jayapura juga diminta lebih waspada terhadap peredaran uang palsu seiring maraknya upaya pencetakan rupiah tiruan secara massif. Sejak Januari hingga Mei 2017, lanjut Joko, uang palsu ditemukan sebanyak 32 lembar dengan komposisi sebagian besar atau sekitar 90,63 persen adalah pecahan 50 ribu rupiah.

Peningkatan kebutuhan transaksi pembayaran non tunai seiring bulan Ramadan dan jelang Idul Fitri 1438 Hijiriyah, dikatakannya hingga bulan Mei 2017 perkembangan transaksi dalam sistem pembayaran non tunai secara bulanan alami peningkatan dan tercatat nilai transaksi mencaapai Rp392,49 miliar.

Seorang warga menukarkan uang rupiah pecahan kecil di mobil kas keliling Bank Indonesia perwakilan Papua.

“Sistem kliring kredit dan debit juga meningkat dengan nilai transaksi kliring kredit mencapai Rp700,98 miliar dan kliring debet mencapai Rp264,51 miliar,” ucap Joko.

Sekadar diketahui, layanan penukaran uang rupiah pecahan kecil di Papua melalui perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua bekerjasama dengan 16 bank umum di antaranya BRI, BNI, Mandiri, BTN, Bank Papua, CIMB Niaga, BTPN, Mayapada, Mega, Muamalat, BSM, BCA, Sahabat Sampoerna, Sinar Mas, Maybank dan Panin.

Sementara 3 BPR antara lain, Irian Sentosa, Papua Mandiri Makmur dan Nusa Intim yang keseluruhan 16 bank umum dan 3 BPR ini tersebar di empat wilayah, masing-masing wilayah Jayapura Utara, Jayapura Kota dan Abepura. [Indrayadi T Hatta/ Satmoko/ Foto: Indrayadi T Hatta]
Source: CendanaNews

Lihat juga...