Ekspor Pertanian Meningkat 28,54 Persen

KAMIS, 15 JUNI 2017

JAKARTA — Nilai Ekspor Indonesia sepanjang bulan Mei 2017, mencapai 14,29 miliar Dolar Amerika (USD), meningkat sebesar 7,62 persen, jika dibandingkan Nilai Ekspor Indonesia bulan sebelumnya, April 2017, dan mengalami peningkatan sebesar 24,08 persen jika dibandingkan bulan Mei 2016.

Grafik perkembangan Nilai Ekspor Indonesia dalam miliar USD

Ekspor non migas Indonesia bulan Mei 2017 mencapai 13,02 miliar USD atau mengalami kenaikan sebesar 6,37 persen, jika dibandingkan bulan sebelumnya, April 2017. Sedangkan jika dibandingkan dengan ekspor Indonesia bulan Mei 2016, mengalami kenaikan 23,34 persen.

“Secara kumulatif, perkembangan Nilai Ekspor Indonesia sepanjang bulan Januari hingga Mei 2017, totalnya mencapai 68,26 miliar USD atau mengalami peningkatan sebesar 19,93 persen, dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2016, sedangkan ekspor non migas Indonesia secara kumulatif sepanjang bulan Januari hingga Mei 2017 totalnya mencapai 61,98 miliar USD atau mengalami peningkatan sebesar 20,10 persen,” kata M. Sairi Hadbullah, Deputi BPS Bidang Sosial di Jakarta, Kamis (15/6/2017).

Peningkatan terbesar ekspor non migas periode Mei 2017 terhadap April 2017, terjadi pada kelompok barang seperti mesin-masin pesawat sebesar 178,2 juta USD atau sebesar 43,81 persen. Sedangkan penurunan ekspor non migas terjadi pada kelompok bahan bakar mineral sebesar 115,9 juta USD atau sekitar 6,47 persen.

Menurut Sektor, ekspor non migas hasil industri pengolahan antara bulan Januari hingga April 2017, mengalami kenaikan sebesar 16,22 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama di 2016. Begitu juga dengan hasil ekspor pertanian, mengalami kenaikan sebesar 28,54 persen dan ekspor hasil tambang lainnya juga mengalami kenaikan sebesar 45,46 persen.

Tujuan Ekspor non migas Indonesia sepanjang bulan Mei 2017 yang terbesar adalah ke Amerika Serikat sebesar 1,53 miliar USD, kemudian Tiongkok sebesar 1,51 miliar USD dan India sebesar 1,28 miliar USD. Ketiga negara tersebut secara keseluruhan menyumbang kontribusi sebesar 33,14 persen, sedangkan Indonesia ke negara-negara Uni Eropa (EU) menyumbang kontribusi sebesar 1,39 miliar USD.

Sedangkan menurut Provinsi asal barang, penyumbang kontribusi terbesar ekspor Indonesia sepanjang bulan Januari hingga Mei 2017 berasal dari Jawa Barat sebesar 11,68 miliar USD atau 17,11 persen, Jawa Timur sebesar 7,52 miliar USD atau 11,02 persen dan Kalimantan Timur sebesar 7,13 persen atau 10,45 persen. (Eko Sulestyono/ Koko Triarko/ Foto: Eko Sulestyono)
Source: CendanaNews

Lihat juga...