Ekonomi NTB, Masih Tergantung Tambang

KAMIS, 15 JUNI 2017

MATARAM — Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Endang Tri Wahyuningsih, mengatakan, pertumbuhan ekonomi sampai sekarang masih banyak dipengaruhi dan bergantung dari sektor tambang.

Tanaman bawang petani Desa Sembalun, Kabupaten Lombok Timur nampak hijau

“Karena itu, kita berharap kepada Pemprov NTB bisa menggenjot sektor lain, seperti pertanian, industri perdagangan dan pariwisata” kata Endang di Mataram, Kamis (15/6/2017).

Upaya tersebut meski harus terus digenjot, NTB termasuk daerah yang sangat kaya dan potensial, baik sektor pertanian maupun sektor pariwisata yang bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi, termasuk sejumlah sektor lain.

Endang mengatakan, hasil ekspos terkait masalah ekspor-impor sekarang ini diharapkan bisa menjadi bahan masukan dan acuan dinas dan instansi terkait, khususnya Dinas Pertanian dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan. “Kita harapannya ini akan bisa lebih memacu Kepala Dinas untuk terus mendorong sektor yang dipegang bisa berkontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi NTB,” katanya.

Berdasarkan hasil rilis BPS bulan Mei 2017, Ekspor NTB mengalami penurunan dibandingkan bulan April, sementara Impor NTB justru mengalami kenaikan senilai 12.093.991 USD, dengan nilai kenaikan sebesar 357,75 persen dibandingkan bulan April sebesar 2.642.032 USD. (Turmuzi/ Koko Triarko/ Foto: Turmuzi)
Source: CendanaNews

Lihat juga...