JAKARTA – Kepolisian Polres Metro Jakarta Pusat berhasil meringkus 93 remaja peserta kegiatan Sahur On The Road (SOTR) di wilayah Jakarta pusat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan, dari 93 orang yang amankan tersebut, 17 di antaranya perempuan, sedangkan 76 orang sisanya laki-laki yang juga dibekuk saat pelaksanaan operasi cipta kondisi (OCK) polres Jakarta pusat.
“Total 93 orang itu, 8 orang kami amankan karena membawa senjata tajam (Sajam),” ujar Suyudi di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Jakpus, Selasa (20/6/2017).
Suyudi mengaku, dari 93 orang yang diamankan tersebut, mayoritas mereka masih duduk di bangku sekolah.
Operasi Cipta Kondisi jelang Lebaran ini digelar oleh Polres Metro Jakarta Pusat, dikarenakan adanya buntut dari dua insiden bentrokan yang sebelumnya terjadi di wilayah Kemayoran pada Minggu (18/6/2017) dan Tanah Abang pada Senin (19/6/2017), kemarin.
“Jadi, yang 8 orang mereka katanya berniat melakukan SOTR, tapi malah bawa senjata tajam. Hal ini jelas niatnya sudah disalahgunakan. Ngapain SOTR bawa-bawa begini celurit?” pungkasnya.
Para remaja yang terbukti membawa senjata tajam (Sajam) akan dijerat dengan Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951.
“Nanti akan ditindaklanjuti penyidik,” tutupnya. (Adista Pattisahusiwa/Satmoko/Foto: Adista Pattisahusiwa)