LAMPUNG — Ratusan pemudik dari Pulau Jawa yang tiba di Pelabuhan Bakauheni Lampung menggunakan kapal laut, memilih menginap di lobi kedatangan pemudik tepat di dekat Dermaga II Pelabuhan Bakauheni. Salah satu pemudik asal Jakarta tujuan Lampung Utara, Sudin, bersama empat anggota keluarga lainnya mengaku menginap di Pelabuhan Bakauheni untuk menunggu pagi hari dengan pertimbangan keamanan.
Sudin yang memilih istirahat bersama ratusan pemudik pejalan kaki sebagian juga memilih menunggu jemputan pada saat pagi hari, dan memilih tidak melanjutkan perjalanan pada malam hari. Sebagian pemudik yang beristirahat dan berangkat secara berkelompok, memilih saling berjaga untuk menjaga keamanan barang bawaan dengan kekhawatiran barang hilang akibat terbawa penumpang lain atau oknum tak bertanggungjawab yang menyamar menjadi penumpang dengan tujuan mengambil barang.
Salah satu anggota Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Brigadir Kepala Manurung, mengungkapkan, guna mengantisipasi kejadian tindak kriminalitas bagi penumpang, Polres Lamsel, KSKP Bakauheni memasang spanduk-spanduk imbauan bagi pemudik di ruang kedatangan penumpang. Imbauan tersebut di antaranya selalu menjaga barang bawaan, berhati-hati dengan orang yang baru dikenal, menghindari penggunaan perhiasan selama perjalanan, menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan.
“Selain adanya imbauan, selama pemudik menginap di area kedatangan penumpang, sebanyak empat personel polisi disiagakan untuk menjaga keamanan para pemudik yang istirahat dengan membawa barang bawaan,” terang Manurung, yang disiagakan di area kedatangan penumpang Pelabuhan Bakauheni, Selasa (20/6/2017), malam.
Manurung juga menyebut, selama arus mudik pengamanan di areal pelabuhan Bakauheni diamankan oleh personel gabungan untuk memberi kenyamanan kepada pemudik. di antaranya dengan mengerahkan personel dari Polres Lampung Selatan, TNI AL dari Lanal Lampung dan Kodim 0421/Lampung Selatan serta petugas keamanan dari PT ASDP Indonesia Ferry Bakauheni. Modus pelaku kejahatan menyamar menjadi penumpang menyasar barang bawaan diantisipasi dengan melakukan patroli dan mewanti-wanti, agar pemudik yang menginap menjaga barang bawaan terutama benda berharga seperti arloji, perhiasan dan telepon genggam.
Berdasarkan data penempatan anggota Polres Lampung Selatan dalam operasi Ramadniya Krakatau 2017 Polres Lampung Selatan, sebanyak 260 personel polisi disiagakan di beberapa pos pelayanan, pos pengamanan, pos pantau Polres Lampung Selatan. Sebagai pos pelayanan dan posko terpadu di Pelabuhan Bakauheni disiagakan sebanyak 96 personel, 7 personel disiagakan di pos pantau pintu keluar Pelabuhan Bakauheni.
Berdasarkan data produksi harian angkutan lebaran 2017 Pelabuhan Merak hingga pukul 20.00 WIB sebanyak 28.533 penumpang telah diseberangkan dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera dan turun di Pelabuhan Bakauheni dengan jumlah penumpang pejalan kaki sebanyak 5.456 orang dan penumpang dalam kendaraan sebanyak 23.077 orang. Sebanyak 32 kapal roro dioperasikan untuk pelayanan mudik dengan trip mencapai 63 hingga menjelang tengah malam.