Wakapolres Sikka Minta Dukungan Masyarakat Guna Berantas Judi

SELASA, 7 MARET 2017
MAUMERE — Polisi sangat membutuhkan dukungan masyarakat yang mengetahui dan melihat segala bentuk perjudian sebab tanpa dukungan masyarakat dan semua pihak, polisi akan kesulitan dalam membangun kesadaran bersama guna memberantas penyakit masyarakat ini.

Wakapolres Sikka, Kompol Muhamad Saleh, saat memberikan ceramah soal perjudian.

Demikian disampaikan Wakapolres Sikka, Kompol Muhamad Saleh, kepada masyarakat Desa Watumilok pada acara peresmian Jembatan Tambatan Perahu (JTP), Waipare, Selasa (7/3/2017).

Dikatakan Wakapolres Sikka, polisi seringkali menemui kendala dalam memberantas judi, karena minimnya informasi dan dukungan masyarakat untuk melaporkan segala bentuk perjudian yang terjadi di lingkunganya masing-masing.

“Segala bentuk perjudian merupakan penyakit sosial di masyarakat dan hanya memiskinkan masyarakat sebab nasib seorang penjudi ibarat pepatah kalah jadi abu menang jadi arang. Karena dalam  judi entah menang atau kalah sama-sama merugikan diri sendiri,” tegasnya.

Masyarakat di provinsi NTT, kata Kompol Muhamad, tidak ada yang hidup sejahtera hanya karena judi dan judi hanya memiskinkan masyarakat serta berpotensi menimbulkan konflik. Juga memunculkan tindakan kriminal lainnya, seperti perkelahian dan pencurian.

Dirinya juga menyampaikan bahwa dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat, secara nasional polisi menyelenggarakan Operasi Simpatik di jalan raya menjelang perayaan Hari Raya Paskah terhadap seluruh pengguna jalan raya. Guna meminimalisir pelanggaran dan menekan angka kecelakaan yang berujung pada kematian.

“Saya minta dukungan para orang tua, agar anak yang belum cukup umur, jangan dibiarkan mengemudikan kendaraan di jalan raya sebab selain melanggar aturan juga untuk menghindari kecelakaan di jalan,” ungkapnya.

Wakapolres Muhamad menambahkan  yang terjadi di masyarakat selama ini, seringkali para orang tua lepas kontrol terhadap anak-anaknya yang menggunakan kendaraan tanpa memiliki dokumen. Tapi saat mendapatkan laporan anaknya kecelakaan, sebagai orang tua seringkali mencari kambing hitam dan menyalahkan orang lain.

Kepala Kejaksaan Negeri Maumere, Azman Tanjung dalam kesempatan tersebut menambahkan, segala bentuk perjudian akan membuat masyarakat malas bekerja, memicu munculnya kekerasan dalam rumah tangga serta mengakibatkan meningkatkan kasus pencurian dan perampokan. Orang yang sudah ketagihan berjudi pasti akan melakukan tindakan kriminal untuk mendapatkan uang.

“Hindari segala bentuk perjudian karena akan memicu adanya tindakan kriminal dan manfaatkan program pemerintah yang sudah berjalan, untuk meningkatkan kesejahteraan kita,” pintanya.

Dari kanan ke kiri: Wakapolres Sikka, Dandim Sikka, dan Danlanal Maumere saat peresmian tambatan perahu di Waipare.

Dikatakan Azman Tanjung pula, di  Kejaksaan  Negeri Maumere, seluruh kasus perjudian akan segera diproses supaya segera disidangkan agar pelakunya bisa dijatuhi hukuman sesuai hukum yang berlaku.

Jurnalis: Ebed de Rosary / Editor: Satmoko / Foto: Ebed de Rosary

Lihat juga...