SABTU, 11 MARET 2017
BALIKPAPAN — Guna meningkatkan nasionalisme kebangsaan kepada generasi muda, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan, gencar melakukan pendidikan wawasan kebangsaan melalui sosialisasi yang dilaksanakan setiap tahunnya, yang diikuti peserta dari Siswa Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), Organisasi Kemasyarakatan dan warga lainnya, khususnya generasi muda.
![]() |
| Kepala Kesatuan, Bangsa dan Politik Kota Balikpapan, Astani |
Kepala Kesbangbol Balikpapan, Astani, mrngungkapkan pendidikan wawasan kebangsaan untuk meningkatkan nasionalisme terhadap bangsa dilakukan 4 kali dalam setahun. Adapun peserta pendidikan wawasan kebangsaan sebanyak 200 peserta, dengan pembicara dari Kementerian Dalam Negeri. “Selama ini pendidikan wawasan kebangsaan dilakukan empat kali setahun. Tahun lalu empat kali, kalau tahun ini belum pasti, karena anggaran masih defisit,” jelasnya, Sabtu (11/3/2017).
Kendati tahun ini belum diketahui berapa kali akan dilakukan pendidikan wawasan kebangsaan, pihaknya mengatakan dalam pertemuan beberapa kali yang bersinggungan acara untuk warga Balikpapan, selalu ada wawasan mengenai kebangsaan. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan nilai nasionalise terhadap NKRI.
“Kita tetap sosialisasi walau defisit, caranya kalau ada pertemuan selalu kami berikan wawasan kebangsaan, bila itu di pertemuan warga, agar tetap kondusif,” tandas Astani.
Disebutkan, untuk menangkal kegiatan yang menimbulkan keresahan masyarakat sudah dilakukan koordinasi secara aktif melalui RT, Kelurahan dan Instansi terkait. “Kita juga mengefektifkan forum deteksi dini masyarakat, agar bila ada yang meresahkan langsung terdeteksi,” tutupnya.
Jurnalis: Ferry Cahyanti/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Ferry Cahyanti