SENIN, 13 MARET 2017
PADANG — Satu unit rumah semi permanen yang berada di lereng Bukit Gado-Gado, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun satu orang pemilik rumah, Erna mengalami luka bakar di bagian kedua lengan dan sedikit di bagian wajah.
![]() |
| Kondisi rumah Erna setelah api berhasil dipadamkan |
Saksi mata, Aad menceritakan, ibu tersebut berupaya menyelamatkan anaknya yang tengah tertidur di saat api berkobar di rumahnya.
“Anaknya ada dua, satu nya lagi telah diselamatkan oleh warga, sementara satunya lagi berhasil diselamatkan oleh ibunya, yang berani masuk ke dalam kobaran api,” katanya, Senin (13/3/2017).
Saat ini, Erna yang mengalami luka bakar langsung dibawa ke rumah sakit. Meski mengalami luka bakar yang cukup parah, Erna masih dalam kondisi sadar namun ia merintih kesakitan. Masyarakat setempat pun melakukan pengobatan sementara terhadap luka bakar tersebut, dengan mengoleskan pasta gigi dan sejenis minyak.
“Isi rumah nya pun hangus terbakar, yang berhasil diselamatkan hanya nyawa pemilik rumah yang terdiri dua kepala keluarga itu,” ungkap Aad.
Menurutnya, api berasal dari sebuah kamar. Meski ada upaya dari warga setempat untuk memadamkan api, namun melihat besarnya kobaran api membuat rumah semi permanen tersebut dengan cepat dilahap si jago merah.
“Lokasi ini berada ditempat ketinggian, jadi agak sulit untuk membawa air yang banyak untuk memadamkan api, jadi kami warga di sini berupaya sebisa mungkin,” ujarnya.
![]() |
| Korban mengalami luka bakar |
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Dedi Henidal mengatakan, belum diketahui penyebab kebakaran rumah yang terjadi di Bukit Gado-Gado tersebut. Sulitnya akses untuk mencapai lokasi peristiwa, membuat armada kebakaran tidak bisa berbuat banyak.
“Ya benar ada satu orang pemilik rumah yang mengalami luka bakar, dan sudah dibawa ke rumah sakit. Sementara untuk kerugian belum bisa dipastikan,” tegasnya.
Jurnalis: Muhammad Noli Hendra / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto: Muhammad Noli Hendra
