Ratusan Rumah di Dharmasraya Sumbar Terendam

SABTU, 4 MARET 2017

PADANG — Lokasi bencana banjir di Sumatera Barat (Sumbar) bertambah menjadi tiga kabupaten. Sebelumnya di Kabupaten Limapuluh Kota, Sijunjung, kali ini banjir juga melanda Kabupaten Dharmasraya.
Warga menggunakan perahu untuk evakuasi ke tempat yang lebih aman
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Pagar Negara mengatakan, terdapat 2 titik lokasi banjir di kecamatan Timpeh, Dharmasraya yakni Nagari Timpeh dan Nagari Taratak Tinggi. Selain itu di Kecamatan Koto Baru, Nagari Ampang Kuranji.
Untuk daerah yang paling banyak terdampak banjir, yakni di Kecamatan Koto Besar, Nagari Abai Siat, Jorong Ranah Pasar diperkirakan 150 rumah terendam banjir. Jorong Ranah Baru diperkirakan 50 rumah. Jorong Abai diperkirakan 50 rumah.
“Untuk lokasi di Kecamatan Timpeh dan Koto Baru tim BPBD Dharmasraya sedang menuju lokasi,” ujarnya, dari pesan yang diterima siang ini, Sabtu (4/3/2017).
Menurutnya, saat ini kondisi banjir di Dharmasraya tidak separah di Limapuluh Kota. Ketinggian air berkisar 30 cm, namun pagi ini air telah mulai surut.
“Air sudah surut, dan tidak ada korban jiwa,” tegasnya.
Sementara itu, dari keterangan warga setempat, Teguh Surdimantoso mengatakan, lokasi banjir yang melanda daerahnya itu baru pertama kali terjadi.
“Ya, ini pertama kali terjadi banjir, mungkin akibat Sungai Ciek yang tidak mampu menampung derasnya air,” jelasnya.
Diakuinya, kondisi hujan yang turun tergolong lebat sejak malam kemarin. Namun untuk hari ini, hujan mulai redah, dan air pun telah surut.
Kondisi air yang mulai surut di Dharmasraya
Sebelumnya, Kasi Observasi dan Infornasi BMKG Padang Pariaman, Budi Imam Samiaji menyebutkan, untuk potensi hujan hari ini ada peningkatan di Pasaman Barat bagian utara, Solok Selatan dan Dharmasraya. Hal tersebut perlu diwaspadai potensi bencana, mengingat potensi hujan masih ada tiga hari ke depan.

Jurnalis: Muhammad Noli Hendra / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto: Istimewa

Lihat juga...