Perlu Ada Pengamat Sepakbola di Lampung Selatan

MINGGU, 26 MARET 2017

LAMPUNG — Gelaran Open Turnamen Sepakbola Kalianda Cup IV yang digelar sejak pertamakali pada Senin (20/3/2017), telah memasuki satu pekan pertandingan dengan mempertemukan klub-klub sepakbola dari berbagai wilayah di Kabupaten Lampung Selatan maupun dari luar wilayah Lampung Selatan.

Sebuah laga di Pool A Kalianda Cup IV di Lampung Selatan

Jelang malam hari pertandingan di Pool B, menyisakan pertemuan antara dua kesebelasan dari Barbel B, yang bertemu dengan Ketapang FC, dua tim yang bertempur habis-habisan untuk bisa melaju ke babak penyisihan selanjutnya di Pool B, dan harus menyingkirkan kesebelasan lain dari 80 tim. Sebelumnya di Pool A, pertandingan yang dimulai sejak pukul 15.00 WIB mempertemukan kesebelasan Parba Bulok dan Palas FC di Pool A, untuk melaju ke babak penyisihan selanjutnya.

Ketua panitia penyelanggara, Nizar, mengatakan, dari sekitar 80 tim yang harus berebut untuk melaju ke babak penyisihan itu, dalam satu pekan terakhir ini sudah bertanding sekitar 26 kesebelasan atau tim, baik di Pool A maupun Pool B, hingga Minggu (26/3/2017) petang, dan masih menyisakan 54 kesebelasan yang akan menjalani pertandingan hingga sekitar 47 hari ke depan hingga memasuki babak perempat final.

Nizar mengakui, antusiasme masyarakat untuk datang di Stadion Raden Inten II cukup tinggi, terutama pertandingan yang diselenggarakan saat akhir pekan. “Pertandingan yang digelar saat akhir pekan selalu ramai dikunjungi penonton, terutama tim-tim lokal yang memiliki banyak suporter. Panitia telah menyediakan fasilitas parkir dan pintu stadion sisi Barat yang dibuka selama pertandingan Kalianda IV ini digelar,” ungkap Nizar, saat dikonfirmasi Cendana News, Minggu (26/3/2017).

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Lampung Selatan, Riyuzen Praja Tuala, mengungkapkan, saatnya atlet-atlet muda berbakat dalam bidang olahraga sepakbola unjuk gigi. Dengan adanya fasilitas olahraga berstandar tinggi, terutama sebagian stadion yang ada di Kabupaten Lampung Selatan merupakan sarana olahraga yang telah digunakan untuk Pekan Olahraga Provinsi, maka diharapkan para atlet sepakbola bisa tumbuh dari ajang Open Turnamen Kalianda Cup IV, tersebut.

Ia juga menyebut, dengan banyaknya klub, menunjukkan ajang sepakbola menjadi sebuah pranata sosial. Artinya, dengan adanya pertandingan sepakbola itu, akan memberi kesempatan masyarakat untuk saling bertemu, bersilaturahmi, memberi kesempatan bagi para pedagang untuk berjualan dan tentu akan menjadi ajang melahirkan atlet berbakat di bidang olahraga sepakbola, karena di dunia internasional olahraga sepakbola sudah menjadi sumber penghasilan bagi klub, atlet bahkan bagi berbagai pihak terutama media. “Saya ingin ada pengamat yang mengamati setiap pemain selama pertandingan ini berlangsung, karena kita tahu setiap klub pasti ada pemain berbakat, meski dia nantinya dari tim yang kalah, karena pemain bola berbakat tak melulu dari tim yang menang,” ungkap Riyuzen.

Riyuzen Praja Tuala

Menurut Riyuzen, pengamat itu bisa berasal dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang ada di Lampung Selatan atau dari setiap pelatih. Dengan memperebutkan hadiah sekitar Rp15 juta yang akan digunakan untuk pembinaan, menunjukkan apresiasi yang tinggi akan olahraga sepakbola di Kabupaten Lampung Selatan.

Berbagai klub sepakbola yang ada di Lampung Selatan, pun bisa menjajal Stadion Raden Intan II yang dibangun dengan biaya cukup mahal, fasilitas tribun yang luas bahkan dengan rumput khusus dari jenis Australia yang memenuhi standar nasional. “Open Turnamen Kalianda Cup IV ini saya harap bukan satu-satunya even yang digelar. Nanti mungkin bisa digelar Bupati Cup atau melibatkan sponsor perusahaan, agar even sejenis bisa digelar memanfaatkan stadion yang dimiliki kabupaten Lampung Selatan,” ungkapnya.

Banyaknya klub sepakbola yang ikut terlibat dalam Kalianda Cup IV tersebut membuat penyisihan pertama dan kedua dilakukan dua kali pertandingan setiap hari, baik di Pool A maupun Pool B. Rentang waktu yang panjang bahkan akan digelar hingga perebutan Juara III pada 14 Mei 2017, dan perebutan Juara I dan II akan digelar pada 15 Mei 2017, dengan prediksi pertandingan sepakbola Kalianda Cup IV selesai sebelum memasuki bulan Ramadhan.

Jurnalis: Henk Widi/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Henk Widi

Lihat juga...