Mensos Serahkan Bantuan Bencana di Limapuluh Kota

KAMIS, 9 MARET 2017

PADANG — Kunjungan Kerja Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa ke Sumatera Barat (Sumbar) tidak hanya meresmikan Program Desaku Menanti, tetapi juga mendatangi lokasi bencana banjir dan longsor di Kabupaten Limapuluh Kota. Dalam kesempatan tersebut, ia juga membawa sejumlah bantuan yang akan diberikan ke warga yang terdampak bencana.

Kondisi pascabenana longsor di Limapuluh Kota [Ist]

Bantuan logistik yang akan diberikan di antaranya tenda gulung, matras, selimut, paket lauk pauk, dan paket sandang, serta bantuan santunan kematian kepada ahli waris.

“Ya, nanti sehabis ini saya ke lokasi bencana di Limapuluh Kota dan akan menyerahkan sejumlah bantuan logistik untuk warga yang terdampak bencana,” ujarnya kepada Cendana News di Padang, Kamis (9/3/2017).

Ia menyebutkan, sebelumnya, tim telah turun ke lapangan dua hari pasca bencana terjadi. Lima dapur umum di sejumlah titik telah didirikan.

“Tentunya kita selalu dorong SK tanggap darurat. Soal beras, bisa dimanfaatkan cadangan beras pemerintah (CBP), tapi ada prosesnya,” ungkapnya.

Khofifah menjelaskan, nanti CBP diusulkan ke Pemerintah Provinsi sebanyak 200 ton beras. Nah, jika tidak juga cukup, maka Kemensos akan bantu.

Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan di Padang

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah mengirimkan sejumlah bantuan baik berupa logistik maupun uang.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menjelaskan, bantuan yang diberikan itu yakni bantuan uang dari Baznas senilai Rp. 750 juta, rendang 200 kg. Dari BPBD Pusat 500 juta ditambah 250 juta dan beras 25 ton.

“Untuk mengirimkan logistik ini, kata Nasrul, Pemprov Sumbar dibantu oleh dua unit helikopter dari Basarnas dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana,”sebutnya.

Disebutkan juga, beberapa infrastruktur yang rusak juga telah diperbaiki, di antaranya tiang listrik hingga jaringan telekomunikasi.

“Dari 116 titik tiang listrik yang rusak, 75 telah diperbaiki, komunikasi yang terputus lagi diperbaiki oleh Telkom dan Telkomsel, jalan darurat sudah dapat dilalui termasuk oleh truk,” katanya.

Jurnalis: Muhammad Noli Hendra / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto: Muhammad Noli Hendra

Lihat juga...